Poto Tano Perketat Pengamanan Gerbang Masuk Sumbawa

Bagikan ke :
Foto: Polsek Poto Tano saat melakukan pengawasan di Pelabuhan Poto Tano (dok. Polres KSB)
Foto: Polsek Poto Tano saat melakukan pengawasan di Pelabuhan Poto Tano (dok. Polres KSB)

Poto Tano, MediaKSB, – Personel Polsek Pelabuhan Poto Tano memperketat pengawasan di pintu masuk utama Pulau Sumbawa guna menjamin situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Sebagai gerbang barat yang menghubungkan Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, Pelabuhan Poto Tano memiliki nilai strategis yang sangat tinggi. Oleh karena itu, personel kepolisian secara rutin menyisir titik-titik krusial, mulai dari area dermaga, lokasi bongkar muat barang, hingga ruang tunggu penumpang untuk memastikan tidak ada celah bagi aktivitas ilegal.

Kasi Humas Polres Sumbawa Barat, Iptu Ardiyatmaja, menegaskan, pengetatan pengawasan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga objek vital negara. Kehadiran anggota di lapangan berfungsi sebagai deteksi dini sekaligus upaya preventif dalam menghalau aksi premanisme maupun penyelundupan.

“Pelabuhan merupakan salah satu objek vital dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Oleh karena itu, kehadiran personel di lapangan sangat penting untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas maupun aktivitas negatif lainnya,” ujarnya.

Baca Juga : Polsek Pelabuhan Poto Tano Lakukan Pengamanan Arus Balik Libur Nataru

Patroli Rutin Jalur Logistik dan Arus Penumpang

Polisi tidak hanya berjaga secara statis, namun juga bergerak aktif melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang mengantri di pintu masuk dan keluar. Petugas memberikan perhatian khusus pada area parkir dan lokasi bongkar muat untuk menjamin kelancaran distribusi logistik yang melintasi wilayah hukum Polres Sumbawa Barat.

Iptu Ardiyatmaja menambahkan, patroli ini berjalan secara berkelanjutan dengan intensitas yang meningkat pada jam-jam rawan. Hal ini dilakukan agar para pengguna jasa penyeberangan, baik sopir angkutan maupun penumpang umum, merasa terlindungi selama berada di kawasan pelabuhan.

“Kami menegaskan bahwa patroli akan terus berlangsung secara rutin, terutama saat terjadi peningkatan arus penumpang. Kami ingin memastikan tidak ada gangguan yang menghambat mobilitas di gerbang utama ini,” tandasnya.

Selain langkah pengamanan fisik, kepolisian juga mengedepankan pendekatan humanis dengan mengajak para pekerja pelabuhan dan penumpang untuk terlibat aktif dalam menjaga keamanan.

Masyarakat diminta segera melapor ke pos polisi terdekat jika menemukan hal mencurigakan demi terciptanya ketertiban bersama.

“Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat kami butuhkan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Kami menghimbau semua pihak agar bersama-sama menjaga keamanan di kawasan pelabuhan ini,” tutup Iptu Ardiyatmaja. (M-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *