Pemdes Desaloka Dukung Layanan Kesehatan Gratis Posyandu

Bagikan ke :
Foto: Penyerahan Bantuan Pangan Tambahan Posyandu Desa Desaloka.
Foto: Penyerahan Bantuan Pangan Tambahan Posyandu Desa Desaloka.

Seteluk, MediaKSB, – Pemerintah Desa (Pemdes) Desaloka, Kecamatan Seteluk memberikan dukungan penuh terhadap layanan kesehatan gratis Posyandu bagi seluruh warga. Dukungan ini diwujudkan melalui alokasi anggaran khusus dari APBDes untuk memastikan Posyandu beroperasi setiap bulan tanpa terputus.

Kepala Desa Desaloka, Indermawan menegaskan, dukungan anggaran terhadap Posyandu merupakan kewajiban pemerintah desa, bukan sekadar pilihan. Kesehatan masyarakat dinilai sebagai investasi jangka panjang yang tidak bisa diabaikan oleh pemerintah desa.

“Seluruh layanan Posyandu gratis untuk warga. Kesehatan masyarakat adalah investasi jangka panjang desa yang tidak bisa ditawar,” tegasnya, Jumat (24/4).

Pemdes Desaloka memastikan Posyandu melayani tiga kelompok sasaran sekaligus setiap bulannya. Balita, ibu hamil, dan warga lanjut usia (lansia) mendapat layanan kesehatan dasar secara rutin dan terstruktur melalui program ini.

Anggaran desa digunakan untuk membiayai operasional Posyandu dan insentif kader. Seluruh kebutuhan Posyandu dipenuhi agar kader dapat bekerja secara optimal dalam melayani warga Desa Desaloka.

Pemdes Desaloka turut mendukung penuh keaktifan kader Posyandu dalam menjangkau warga yang tidak hadir. Kader secara aktif mendatangi langsung rumah warga untuk memastikan tidak ada balita, ibu hamil, maupun lansia yang luput dari pemantauan.

“Kami tidak ingin ada warga yang luput dari layanan Posyandu. Kader kami aktif menjemput bola ke rumah warga jika ada yang tidak hadir,” ujarnya.

Dukungan desa juga mencakup penyediaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi bagi balita dan lansia setiap pelaksanaan Posyandu. Menu sehat seperti telur rebus, kacang hijau, dan buah-buahan rutin tersedia sebagai contoh pola makan bergizi seimbang.

Indermawan menyebut, Posyandu menjadi instrumen utama desa dalam menekan angka stunting di wilayahnya. Pemantauan tumbuh kembang balita setiap bulan memungkinkan deteksi dini dilakukan sebelum masalah gizi berkembang lebih serius.

“Posyandu adalah layanan kesehatan paling dekat dengan warga. Kami pastikan kegiatan ini berjalan setiap bulan tanpa terputus demi kesehatan seluruh warga Desaloka,” pungkasnya. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *