AMMAN Ubah Buruh Tani Jadi Ahli Programer di Singapura
Taliwang, MediaKSB, – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) bersama Glints Academy berhasil mencetak talenta muda lokal hingga berkiprah di Internasional. Muhammad Ary asal Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang awalnya bekerja sebagai buruh tani, kini sukses menjadi programmer handal di salah satu perusahaan di Singapura.
Ary sapaan akrabnya menjalani kehidupan penuh keterbatasan dengan bekerja serabutan sebagai buruh tani dan sopir, tanpa penghasilan tetap. Kondisi itu berubah drastis setelah pada awal tahun 2021, Ary memutuskan untuk mendaftar beasiswa pelatihan teknologi dari AMMAN.
“Motivasi saya waktu itu sangat sederhana, hanya untuk membanggakan orang tua dan bermanfaat bagi banyak orang,” kata Ary kepada wartawan pada Jumat (30/5).
Dengan dukungan dari istri dan keluarganya, Ary mengikuti pelatihan intensif selama enam bulan. Program ini membekali peserta dengan berbagai keterampilan teknis seperti Front End, Back End, React Native, dan Full Stack JavaScript. Selain itu, pelatihan ini juga mencakup pengembangan softskill seperti Bahasa Inggris, teknik wawancara, serta optimasi CV dan profil digital.
Setelah lulus dari pelatihan, Ary berhasil mendapatkan pekerjaan di sebuah perusahaan teknologi di Singapura. Program beasiswa tersebut telah membuka jalan baru dalam kehidupannya.
“Penghasilan saya meningkat, cara pandang orang terhadap saya juga berubah. Sekarang saya melihat masa depan dengan lebih luas,” ujarnya.

Tak berhenti sampai di situ, Ary kini memiliki cita-cita untuk mencetak generasi programmer baru dari daerahnya dan membangun startup yang bisa membuka lapangan kerja untuk banyak orang.
“Jangan terlalu sibuk memikirkan akan jadi apa, fokus saja melakukan yang terbaik dan manfaatkan setiap peluang,” pesannya.
Program pelatihan coding ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Masyarakat (PPM) AMMAN, khususnya pada pilar Pengembangan Sumber Daya Manusia. Tujuannya adalah untuk menyiapkan talenta lokal menghadapi revolusi industri 4.0, serta membuka peluang karir global bagi pemuda di Sumbawa Barat.
Sejak diluncurkan, program ini telah menarik lebih dari 170 pendaftar, meluluskan lebih dari 100 peserta, dan menggandeng lebih dari 120 perusahaan untuk penempatan kerja.
Kisah Ary menjadi bukti bahwa dengan tekad dan kerja keras, peluang sekecil apapun dapat mengubah hidup. Dari ladang pertanian di Sumbawa Barat, kini ia melangkah pasti meniti karier di kancah internasional. (M-01)

