Arus Balik Lebaran, Kendaraan Antri Hingga Luar Gerbang Pelabuhan Poto Tano

Poto Tano, MediaKSB, – Arus balik Lebaran 2025 di Pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), mencapai puncaknya pada H+6 dan H+7 atau tepatnya Minggu (6/4) dan Senin (7/4). Ribuan penumpang dengan kendaraan roda dua dan roda empat memadati area pelabuhan hingga menyebabkan antrian panjang bahkan sampai keluar gerbang utama.
Antrean kendaraan didominasi oleh sepeda motor, sementara bus, truk, dan mobil pribadi terlihat terparkir hingga ke luar kawasan pelabuhan. Beberapa kendaraan berat juga mengantri hingga depan jembatan timbang.
“Kalau untuk sepeda motor dan mobil kecil semua masuk di drop zone dalam pelabuhan. Yang di luar pelabuhan hanya truk, sampai depan jembatan timbang KSB, ya sekitar 20-an truk,” jelas Pengawas Satuan Pelayanan (Wassatpel) Pelabuhan Poto Tano, Saeful Rahman.
Saeful menyebutkan, lonjakan arus balik ini sudah diprediksi sebelumnya. Dengan mempertimbangkan hari Selasa (8/4) merupakan hari pertama masuk kerja setelah libur Lebaran.
“Kemungkinan Selasa sudah mulai longgar. Dari Minggu dan Senin kami perkirakan menjadi puncak arus balik di Pelabuhan Poto Tano,” ujarnya.
Mengantisipasi kepadatan tersebut, pihak pelabuhan telah menyiagakan sebanyak 26 unit kapal penyeberangan. Setiap kapal diberi waktu bongkar muat sekitar 45 menit agar lalu lintas penyeberangan tetap lancar. Selain itu, kapal tambahan juga disiapkan untuk mengisi slot kosong di dermaga demi mempercepat proses pengangkutan penumpang dan kendaraan.
“Kita pastikan seluruh penumpang terlayani dengan baik. Setiap kapal akan beroperasi secara bergantian dan sesuai jadwal, dengan tetap mengedepankan keselamatan dan kenyamanan penumpang,” terang Wassatpel.
Saeful juga mengimbau masyarakat agar tetap bersabar dan mematuhi aturan selama proses penyeberangan berlangsung. “Kami mengucapkan terima kasih atas kesabaran dan kerja sama seluruh pengguna jasa pelabuhan. Kami bersama seluruh pihak berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi kelancaran arus balik Lebaran tahun ini,” tutupnya.
Salah satu warga asal Sumbawa, Bunga yang ingin kembali ke tempat perantauan menyebut telah datang dan mengantri sejak Senin pagi pukul 07.00. Antrian cukup panjang sehingga Bunga harus mengantri 3 sampai 4 jam.
“Ya wajar saja memang Selasa sudah hari aktif, jadi harus balik kalau tidak minggu ya Senin. Panjang sekali antrian tadi,” ujarnya. (M-01)

