Bakesbangpol KSB: Paskibraka Lolos Seleksi Nasional Murni Keputusan Panitia Provinsi

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB, – Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Drs. Amiruddin, DH, M.Si menegaskan, penentuan peserta Paskibraka yang lolos ke tingkat nasional merupakan murni keputusan dari panitia seleksi provinsi tanpa adanya campur tangan dari pemerintah daerah.

Menurut Amiruddin, setiap keputusan yang diambil oleh panitia seleksi provinsi sudah berdasarkan prosedur yang ditetapkan dan tidak bisa diganggu gugat.

“Semua pihak harus sama-sama legowo dan menerima keputusan ini karena sudah menjadi ketetapan dari panitia seleksi provinsi. Kami di daerah tidak tahu menahu mengenai masalah ini karena itu murni hak dan kewenangan panitia provinsi,” tegas Amiruddin saat dikonfirmasi di kantornya pada Selasa (10/6).

Amiruddin juga menjelaskan, panitia seleksi provinsi terdiri dari berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, yang bertugas untuk memilih peserta yang akan lolos ke tingkat nasional.

“Tim seleksi provinsi ini juga melibatkan BPIP dari pusat, jadi keputusan yang diambil adalah murni hak mereka. Kami dari KSB hanya mengirimkan utusan sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Amiruddin menjelaskan bahwa proses seleksi Paskibraka dimulai dari seleksi tingkat daerah, di mana peserta yang memenuhi syarat akan diajukan untuk mengikuti seleksi tingkat provinsi.

“Setelah peserta dari KSB lolos seleksi provinsi, baru mereka akan mengikuti seleksi nasional. Semua keputusan mengenai siapa yang lolos atau tidak adalah hak dari panitia provinsi dan tidak ada intervensi dari pihak manapun di KSB,” katanya.

Terkait isu yang berkembang di masyarakat tentang anggapan bahwa ada unsur intervensi dalam seleksi, Amiruddin menegaskan, tidak ada campur tangan dalam proses seleksi, terutama dari pihak Sekolah.

“Banyak yang beranggapan ada intervensi, tapi saya tegaskan, tidak ada sama sekali. Proses seleksi dilakukan dengan sangat objektif berdasarkan kualitas dan kualifikasi masing-masing peserta,” ujarnya.

Dengan penegasan tersebut, Amiruddin berharap masyarakat dapat lebih memahami bahwa proses seleksi Paskibraka dilakukan secara transparan dan objektif, serta berharap bahwa setiap peserta dapat menerima hasil seleksi dengan lapang dada. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *