Bupati KSB dan MUI Gelar Dialog Kebangsaan Ulama-Umara
Taliwang, MediaKSB, – Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menggelar Dialog Kebangsaan Ulama dan Umara di Ruang Rapat Graha Fitrah, beberapa waktu lalu.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah drh. Hairul Jibril, M.M., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Khusnarti, S.Pd., M.M.Inov., narasumber dari Polres dan Kodim 1628 Sumbawa Barat, serta jajaran tokoh agama dan masyarakat.
Ketua MUI KSB, Dr. TGH. Burhanuddin, QH., M.Pd.I., dalam sambutannya berharap agar Sumbawa Barat terus berkembang dari segala aspek, baik agama, pendidikan, maupun sosial kemasyarakatan. Ia menegaskan, pertemuan ini penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan ulama, demi kemaslahatan umat.
“Kami ingin memastikan bahwa peran ulama dan pemerintah berjalan seiring untuk membangun daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si menekankan, MUI adalah payung bagi pemerintah sekaligus payung bagi umat dalam merespons berbagai persoalan sosial berbasis keagamaan. Dengan sinergi tersebut, diharapkan lahir langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan masyarakat.
Dengan satu payung yang sama, ulama dan pemerintah dapat berkolaborasi mencari solusi demi kepentingan umat,” tegasnya.
Bupati juga mengajak para ulama mendukung program unggulan daerah, seperti Kartu KSB Maju dan KSB Maju Luar Biasa, yang menjadi instrumen penyaluran bantuan langsung ke masyarakat.
“Peran ulama sangat strategis sebagai katalisator dan dinamisator di tengah masyarakat. “Pemerintah berharap semua pihak ikut menyukseskan program pemerintah, terutama ulama yang memiliki pengaruh besar di tengah umat,” ungkapnya.
Dalam dialog tersebut, Bupati menyoroti beberapa tantangan sosial, seperti maraknya peredaran minuman keras, pergaulan bebas, hingga perlunya reaktivasi pengawasan jam malam dan jam sekolah.
H. Amar, sapaan akrab bupati menegaskan, penanganan persoalan ini membutuhkan kerja sama semua pihak. Menanggapi hal tersebut, perwakilan kepolisian, TNI, dan Satpol PP menyatakan komitmen untuk meningkatkan peran serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara ulama dan umara, tidak hanya dalam menjaga moral masyarakat, tetapi juga dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan. Dengan sinergi tersebut, Sumbawa Barat diharapkan terus melangkah menuju masa depan yang lebih maju, religius, dan sejahtera. (M-01)

