Mutasi 41 Pejabat: Bupati Tuntut Penguatan SPBE dan Penanganan Sampah

Taliwang, MediaKSB, – Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, resmi melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik 41 pejabat di Graha Praja, Taliwang, Senin (9/3). Puluhan aparatur mengisi berbagai posisi mulai dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, hingga Pengawas.
H. Amar, sapaan akrab Bupati menegaskan, pergeseran posisi ini merupakan langkah strategis guna memperkuat kinerja perangkat daerah secara menyeluruh. Bupati mengakui proses pelantikan sempat tertunda dua bulan karena menunggu persetujuan administratif dari Badan Kepegawaian Nasional.
Salah satu perubahan paling krusial adalah pengangkatan Dedy Damhudi M. Khatim sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Bupati memberikan instruksi khusus kepada Dedy untuk segera mengakselerasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
“Penguatan data terintegrasi menjadi harga mati guna mendukung keberhasilan program strategis, termasuk Kartu Sumbawa Barat Maju,” tegas H. Amar.
Selain urusan digitalisasi, sektor lingkungan hidup juga menjadi fokus utama dalam arahan Bupati. H. Amar memasang target besar agar seluruh desa memiliki sistem pengelolaan sampah mandiri yang terintegrasi pada tahun 2026.
“Kualitas komunikasi publik harus meningkat agar informasi masyarakat terkelola secara akurat,” pesannya.
Daftar mutasi ini juga menyeret sejumlah nama camat dan kepala bagian baru. H. Abdul Muthalib kini resmi menjabat sebagai Camat Jereweh, sementara Muhammad Solihin menduduki posisi Kepala Bagian Pemerintahan. Leo Arisandi dipercaya menahkodai Bagian Hukum, dan Syamsul Hidayat mengisi jabatan Kepala Bagian Perekonomian dan SDA. Di level sekretaris, Lutfiah Ruswati kini menjabat Sekretaris Inspektorat dan M. Arie Kurniawan bergeser menjadi Sekretaris Kesbangpol.
Seluruh pejabat yang dilantik akan menerima tunjangan jabatan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Amar menutup kegiatan dengan pesan kuat bahwa jabatan adalah amanah untuk melayani kepentingan rakyat secara transparan.
“Saya berharap setiap OPD menjadikan momentum ini sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Sumbawa Barat,” pungkasnya. (M-02)
