Cegah Stunting, Pemdes Mantar Gelar Sosialisasi Bina Keluarga Balita

Poto Tano, MediaKSB, – Pemerintah Desa Mantar, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menggelar sosialisasi Bina Keluarga Balita (BKB) tahun 2026. Kegiatan ini diikuti orang tua balita, kader, dan masyarakat setempat dengan tujuan meningkatkan pengetahuan pengasuhan anak usia 0-5 tahun.
Kepala Desa Mantar Asmono menyampaikan, sosialisasi BKB bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam mengasuh, merawat, mendidik, serta memantau tumbuh kembang anak. Kades menegaskan keluarga diharapkan mampu memberikan pengasuhan tepat agar anak tumbuh optimal.
“Kegiatan ini menyasar empat tujuan utama, mulai dari pola asuh yang baik, edukasi gizi seimbang, pemahaman pemantauan tumbuh kembang, hingga mendorong peran aktif keluarga,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Asmono menjelaskan materi sosialisasi mencakup pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pola asuh positif, dan gizi seimbang bagi balita. Materi lain meliputi pemantauan pertumbuhan anak secara rutin, pencegahan stunting, imunisasi, kebersihan lingkungan, serta stimulasi perkembangan sesuai usia.
Pelaksanaan sosialisasi menggunakan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab, hingga konsultasi langsung dengan kader BKB dan tenaga kesehatan. Asmono menyebut peserta mengikuti penyuluhan dengan antusias sepanjang kegiatan berlangsung.
“Peserta aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait pengasuhan anak, gizi, serta pemantauan tumbuh kembang,” katanya.
Asmono mengungkapkan pengetahuan peserta mengenai pola asuh yang sesuai usia anak meningkat pascasosialisasi. Peserta juga disebut semakin memahami pentingnya pemberian gizi seimbang guna mencegah stunting pada balita di Desa Mantar.
Kades menambahkan orang tua kini lebih rutin memantau pertumbuhan dan perkembangan balita melalui kegiatan Posyandu dan BKB. Kesadaran keluarga tentang pentingnya imunisasi, kebersihan, dan stimulasi perkembangan anak turut mengalami peningkatan.
“Komunikasi antara kader BKB dengan keluarga balita juga semakin terjalin baik setelah kegiatan ini,” ungkapnya.
Asmono menegaskan sosialisasi BKB berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi peserta yang hadir. Asmono berharap keluarga dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan kami tentu agar tumbuh kembang balita di Desa Mantar menjadi lebih optimal ke depan. Generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menjadi tujuan akhir dari program BKB tersebut,” tutup Kades. (M-04)
