Dikes KSB Umumkan, Enam Puskesmas Sudah Meraih Akreditasi Paripurna

Taliwang, MediaKSB,- Ikhtiar pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk memperbaiki layanan dalam dunia kesehatan terus dilakukan. Buktinya, sudah ada 6 Puskesmas yang telah meraih akreditasi paripurna atau strata tertinggi berdasarkan hasil penilaian Direktorat Jenderal (Ditjen) Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).
“Akreditasi bukan sekedar pengakuan dari pemerintah pusat, tetapi sebagai bentuk komitmen pemerintah KSB untuk terus berupaya memperbaiki dan meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat,” ucap Hj Erna Idawati, SE selaku kepala Dinas Kesehatan (Dikes), beberapa waktu lalu.
Lanjutnya Hj ER sapaan akrabnya, puskesmas yang telah strata paripurna itu adalah, Puskesmas Taliwang, Puskesmas Brang Ene, Puskesmas Jereweh, Puskesmas Maluk, Puskesmas Sekongkang dan Puskesmas Poto Tano. “Saya berharap kepada tenaga kesehatan yang bertugas pada puskesmas tersebut untuk memberikan layanan terbaik. Hal itu sebagai bukti bahwa memang layak mendapatkan akreditasi paripurna,” ungkapnya.
Dikesempatan itu Hj ER juga menjelaskan tujuan diberlakukannya akreditasi, yaitu untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Melalui akreditasi diharapkan manajemen Puskesmas dapat menerapkan prosedur standar dengan baik sehingga pasien merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. “Sederhananya, bagaimana pelayanan Puskesmas itu memberikan kepuasan kepada pasien. Itu tujuan akreditasi ini,” katanya.
Untuk mencapai akreditasi paripurna itu, dikatakan Hj. Erna banyak perjuangan yang harus dilalui oleh masing-masing Puskesmas. Setidaknya ada 5 poin kriteria penilaian yang harus dilengkapi tiap Puskesmas meliputi yakni kepemimpinan dan manajemen, penyelenggaraan upaya kesehatan masyarakat yang berorientasi pada upaya promotif dan preventif.
Berikutnya penyelenggaraan upaya kesehatan perseorangan, laboratorium dan kefarmasian, pelaksanaan program prioritas nasional oleh Puskesmas dan terakhir peningkatan mutu Puskesmas itu sendiri. “Untuk memenuhi semua kriteria itu Puskesmas kita tidak dalam satu waktu menyelesaikannya. Tapi bertahun-tahun lamanya,” ungkap Hj. Erna.
Daya dukung pemerintah turut andil dalam penyempurnaan layanan tiap Puskesmas. Menurut Hj. Erna dalam beberapa tahun terakhir anggaran yang dialokasikan pemerintah cukup besar agar seluruh sarana dan prasarana layanan Puskesmas semakin lengkap.
Termasuk juga dalam hal peningkatan sumber daya manusia (SDM) Puskesmas. Para petugas kesehatan mulai staf manajemen, petugas kesehatan dokter, bidan dan perawat diberikan berbagai pelatihan. “Semua dibenahi. Bangunan Puskesmas juga selalu diperhatikan. Kalau ada yang kurang dilengkapi. Dan kalau ada yang fungsinya belum maksimal maka dilakukan penyempurnaan,” urainya.
Selain 6 Puskesmas telah mendapat akreditasi paripurna, pada tahun ini juga ada 1 Puskesmas yang ditetapkan naik strata utama, yakni Puskesmas Seteluk. Hj. Er menyatakan, tahun depan Puskesmas Seteluk ditargetkan akan naik strata paripurna. Dan untuk mencapai itu, pihaknya telah menyiapkan agar seluruh kriteria yang harus dicapai tuntas di tahun 2024 ini. “Sebenarnya tinggal sedikit kriteria yang perlu dibenahi di Puskesmas Seteluk. Jadi tahun ini kita akan kejar,” imbuhnya. (M-04)

