Disparpora KSB Belum Bisa Menyusun Kalender Event Pariwisata

Taliwang, MediaKSB,- Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora), belum bisa menyusun kalender event pariwisata, lantaran ada beberapa hal teknis yang butuh perhatian bersama.
Drs Burhanuddin, MM selaku kepala Disparpora mengingatkan, sebelum menyusun kalender event pariwisata harus diputuskan terlebih dahulu kegiatan adat dan budaya yang akan dilaksanakan. Kegiatan itu sendiri harus ada kepastian waktu pelaksana, lama atau durasi pelaksanaan serta konten atau isi dari atraksi yang akan dipertunjukkan.
“Ada beberapa alasan sampai Disparpora belum bisa atau berani membuat kalender event pariwisata untuk menarik wisatawan datang ke KSB adalah terkait kepastian tiap aksi pariwisata yang akan dimasukkan dalam agenda event kegiatan,” ucapnya.
Diingatkan Bur sapaan akrabnya, pihaknya tidak dapat menyusun sebuah kalender event pariwisata tahunan, jika agenda atau kegiatan yang akan ditampilkan belum diputuskan, termasuk dalam penetapan waktu atau kapan akan dilaksanakan. “Kalender event pariwisata bertujuan untuk memberikan informasi kepada wisatawan, sehingga merasa menarik dan akan menyiapkan waktu mengunjungi Bumi Pariri Lema Bariri,” ungkapnya.
Dicontohkan Bur pada kegiatan karapan kerbau, dimana jadwal pelaksanaan setiap tahun tetap ada, tetapi lokasi pelaksanaan berubah-ubah. Begitu juga tradisi bau nyale di Maluk, dimana hitungannya bukan kalender tetapi terbitnya bulan. “Kalender event pariwisata harus dibuat pada awal tahun dan membuat tentang agenda kegiatan beserta waktu dan lokasi pelaksanaan,” lanjutnya.
Dikesempatan itu Bur menjelaskan juga bahwa untuk menyusun kalender event pariwisata daerah, pihaknya perlu terlebih dahulu mensosialisaikan ke masyarakat khususnya mereka yang bergerak menciptakan ragam atraksi wisata selama ini. Sosialisasi iru senidri bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa setiap budaya yang dilaksanakan masyarakat dapat menjadi sebuah atraksi wisata yang dapat menarik minat kunjungan wisatawan ke daerah. (M-01)
