Distan KSB Kebut Pembangunan Kandang Ternak Sapi

Taliwang, MediaKSB, – Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Barat (Distan KSB) mengebut pembangunan kandang ternak sapi di sejumlah lokasi kelompok tani ternak sebagai bagian dari Program Agribisnis Peternakan Sapi. Progres fisik program tersebut secara keseluruhan telah mencapai 62,32 persen hingga laporan perkembangan Tahun Anggaran 2026.
Kepala Distan KSB, Jamilatun mengatakan pembangunan kandang menjadi salah satu pekerjaan yang terus dikebut, dengan progres berbeda di setiap lokasi. Kadis menyebut sebagian lokasi telah memasuki tahap pemasangan atap, sementara lokasi lain masih dalam proses pemasangan rangka.
“Secara umum progres program agribisnis peternakan sapi terus bergerak. Realisasi fisik sudah mencapai 62,32 persen,” kata Jamilatun Minggu, (16/8).
Jamilatun merinci pembangunan kandang di HKM Batu Dulang telah memasuki tahap pemasangan atap. Sementara itu, kandang di KTT Budisari dan KTT Mako Aji juga sudah berada pada tahapan pemasangan rangka dan atap.
Pembangunan kandang di KTT Burely Farm memasuki tahap penyelesaian atap, sedangkan kandang di KTT Liang Nadolle masih dalam proses pemasangan kerangka atap. Jamilatun menyebut perbedaan progres tersebut wajar mengingat kondisi lapangan di setiap lokasi berbeda-beda.
Jamilatun menjelaskan, pembangunan kandang menjadi bagian penting untuk menciptakan kawasan peternakan yang lebih tertata dan mendukung produktivitas kelompok peternak. Kandang yang representatif dinilai turut memengaruhi kesehatan dan pertumbuhan ternak sapi secara keseluruhan.
“Pembangunan kandang menjadi bagian penting untuk menciptakan kawasan peternakan yang lebih tertata dan mendukung produktivitas kelompok peternak,” ujarnya.
Selain kandang, Distan KSB turut memperkuat infrastruktur pendukung berupa sumber air dan pengembangan pakan hijauan di kawasan peternakan. Jamilatun menyebut ketersediaan air dan pakan menjadi bagian tak terpisahkan dari keberhasilan pembangunan kandang.
Program agribisnis tersebut juga mulai memasukkan aspek pengelolaan limbah sebagai bagian dari sistem peternakan terpadu di sekitar kandang yang dibangun.
Jamilatun memastikan Dinas Pertanian KSB terus melakukan monitoring terhadap seluruh lokasi pembangunan kandang. Pemantauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai tahapan sekaligus mengidentifikasi kendala yang membutuhkan penanganan cepat.
“Kami akan terus melakukan monitoring. Yang sudah baik kita pertahankan, sementara yang masih membutuhkan perhatian akan kita dorong dan kawal agar progresnya semakin baik,” ungkapnya.
Kadis berharap seluruh proses pembangunan kandang dapat rampung sesuai target sehingga mendukung keberlanjutan Program Agribisnis Peternakan Sapi di Sumbawa Barat. Jamilatun menegaskan program ini diarahkan membangun sistem peternakan terintegrasi, mulai dari kandang, air, pakan, hingga pengelolaan limbah secara berkelanjutan. (M-02)
