Hasil Kebun Masyarakat Melimpah, Desa Kiantar Gelar Sedekah Garo

Poto Tano, MediaKSB, – Masyarakat Desa Kiantar, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menggelar tradisi Sedekah Garo sebagai bentuk rasa syukur atas melimpahnya hasil kebun tahun ini. Acara yang berlangsung di masjid desa ini diisi dengan tahlilan, tausiyah, serta pembagian bingkisan bagi seluruh masyarakat yang hadir.
Kepala Desa Kiantar, Hasbullah, menyampaikan bahwa Sedekah Garo baru bisa kembali dilaksanakan setelah sempat terhenti tahun lalu akibat kekeringan yang melanda desa. Musim kemarau panjang sebelumnya menyebabkan masyarakat gagal panen, sehingga mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
“Alhamdulillah, tahun ini hasil panen masyarakat sangat baik. Kami bersyukur bisa kembali mengadakan Sedekah Garo sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT. Ini juga sebagai momentum kebersamaan bagi seluruh masyarakat Desa Kiantar,” ujar Hasbullah saat memberi sambutan pada Minggu (16/2).
Acara Sedekah Garo dimulai dengan tahlilan bersama, diikuti tausiyah oleh KH. Syamsul Ismain, Lc. Setelah rangkaian doa dan ceramah selesai, panitia kemudian membagikan bingkisan kepada seluruh warga yang hadir. Tradisi ini mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan dari masyarakat Desa Kiantar.
Menurut Hasbullah, Sedekah Garo bukan hanya sekadar perayaan syukur, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarwarga. Dengan adanya acara semacam ini, masyarakat dapat saling mengenal lebih dekat dan memperkuat tali persaudaraan.
“Selain itu, ini juga menjadi pengingat bahwa segala nikmat yang kita terima harus dibagi kepada orang lain,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kades berharap agar kedepannya hasil kebun dan pertanian masyarakat tetap melimpah, sehingga tradisi Sedekah Garo bisa terus dijalankan setiap tahun tanpa terhambat oleh kondisi cuaca atau faktor lain.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, dan kita bisa terus melestarikan tradisi ini sebagai bentuk syukur dan kebersamaan masyarakat Desa Kiantar. Saya juga berharap agar kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk menjaga budaya berbagi dan bergotong royong,” pungkasnya.
Dengan terselenggaranya kembali Sedekah Garo, masyarakat Desa Kiantar berharap agar desa mereka terus diberkahi dengan hasil panen yang melimpah serta kehidupan yang lebih sejahtera. Pemerintah desa juga berkomitmen untuk menjaga tradisi ini agar tetap lestari dan bisa menjadi warisan bagi generasi berikutnya. (M-01)

