Jadi Perwakilan NTB, Diskominfo KSB Dukung Penuh Desa Desaberu Dalam Monev KIP 2024

Taliwang, MediaKSB, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mendukung penuh Desa Desaberu Kecamatan Brang Rea dalam kegiatan visitasi lapangan yang akan dilakukan oleh Komisi Informasi (KI) Pusat bersama Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Republik Indonesia (RI) sebagai penilai eksternal, dalam rangka penilaian Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Desa Tahun 2024.
“Kunjungan yang akan dilaksanakan tanggal 19 Oktober, ini merupakan tahapan Penilaian Apresiasi Desa yang masuk ke dalam rekomendasi 10 (sepuluh) Besar Desa Tingkat Nasional tahun 2024. Penilaian ini akan difokuskan pada pelayanan keterbukaan informasi publik di desa dan peninjauan layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID),” ujar Ir. Abdul Muis, M.M. selaku Kepala Diskominfo KSB, Selasa (08/10).
Dikatakan Muis sapaan akrabnya, desa Desaberu tidak hanya mewakili KSB, tetapi juga seluruh Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Desa Lembar Selatan (Lombok Barat) dan Desa Aik Mual (Lombok Tengah). Ketiga desa ini nantinya akan bersaing dengan 75 desa lain yang lolos seleksi di tingkat nasional.
“Prosesnya sudah dimulai sejak lama, dari pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ) Monev Desa Gemilang Informasi Publik (DGIP) untuk provinsi hingga pengisian SAQ Monev KIP Desa Tahun 2024 oleh KI Pusat. Ini yang menjadi standar minimal desa yang layak untuk dilakukan visitasi,” bebernya.
Muis menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mendukung upaya desa dalam memaksimalkan pelayanan informasi kepada masyarakat yang yang transparan, tepat waktu, dan mudah diakses.
“Kami juga berkolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) untuk memastikan tata kelola pemerintahan yang baik menuju good governance dan clean government,” tegasnya.
Masih dengan keterangan Muis, tidak hanya untuk Desa Desaberu, tetapi juga seluruh desa di KSB untuk terus meningkatkan keterbukaan informasi melalui PPID Desa. Keterbukaan informasi dan pemerintah yang transparan selaras dengan visi misi Bupati KSB yakni pemerintahan berbasis gotong royong.
“Jika kita tidak bekerja sama, kita tidak bisa mencapai apa-apa. Gotong royong harus menjadi nadi dalam pelayanan pemerintah, baik di tingkat kabupaten maupun desa,” tambahnya.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah melalui Diskominfo dan sinergi lintas sektor, Muis optimis Desa Desaberu dan desa lainnya di KSB dapat menjadikan keterbukaan informasi sebagai pilar penting dalam mewujudkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat. “Jika tidak ada kerja sama, tidak ada gotong royong, kita tidak bisa jadi apa-apa,” pungkasnya. (M-03)

