KONI KSB Siapkan PORKAB dan Pelatda 2025 Jelang Porprov NTB 2026

Taliwang, MediaKSB, – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menggelar Rapat Pleno dengan agenda utama persiapan Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) dan Pelatda tahun 2025. Rapat ini menjadi langkah awal dalam rangka menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2026 mendatang.

Ketua KONI KSB, Andi Laweng, S.H., M.H., dalam laporannya menyampaikan, pleno ini tidak hanya sekedar membahas persiapan, namun juga fokus pada evaluasi untuk perbaikan dan pengembangan atlet KSB.

“Rapat pleno kali ini adalah momentum penting untuk konsolidasi dan perencanaan jangka panjang dan menengah. Kita matangkan persiapan untuk PORKAB dan Pelatda sebagai persiapan menuju Porprov NTB 2026,” ujarnya, Rabu (21/5).

Ketua KONI mengungkapkan, hingga saat ini tercatat sebanyak 32 cabang olahraga (cabor) yang sudah resmi terdaftar di bawah naungan KONI KSB. Semuanya secara resmi telah memiliki kepengurusan di tingkat Kabupaten.

Terkait anggaran, KONI memperkirakan kebutuhan untuk Pelatda 2025 mencapai hampir Rp2 miliar, mengacu pada RAB persiapan Porprov tahun 2023 lalu. Sementara untuk penyelenggaraan PORKAB 2025, dana yang dibutuhkan sekitar Rp800 juta.

“Kecil atau besar, anggaran pasti tidak akan pernah cukup. Pembinaan atlet memerlukan anggaran yang tidak sedikit, apalagi dengan penambahan beberapa cabor baru untuk persiapan Porprov 2026,” jelasnya.

Selain itu, KONI juga mulai menyusun skema bonus bagi atlet-atlet KSB yang nantinya berhasil menyumbangkan medali emas pada ajang Porprov NTB 2026. Meskipun belum bisa dipastikan, KONI KSB berusaha keras agar apresiasi terhadap atlet tetap diberikan.

“Bonus ini sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan prestasi atlet. Kita ingin semangat bertanding dan loyalitas terhadap daerah semakin tinggi,” katanya.

Hal penting lain yang dibahas dalam rapat pleno adalah terkait regulasi keikutsertaan pada ajang Porprov 2026. Andi Laweng secara tegas mengingatkan kepada seluruh pengurus cabor untuk memastikan anak asuhnya dapat bertanding tanpa terkendala persyaratan.

Andi Laweng juga secara khusus menyampaikan harapannya agar cabor tinju tetap menjadi andalan KSB seperti pada kompetisi sebelumnya. Menurutnya, tradisi medali dari ring tinju harus terus dipertahankan dan diperkuat melalui program pembinaan yang serius.

Dengan diadakannya rapat pleno ini, KONI KSB kini siap tancap gas mempersiapkan atlet dan infrastruktur pendukung menuju prestasi maksimal pada ajang Porprov NTB 2026. (M-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *