Cabor Sepakbola KSB Belum Setor Data Pemain Porprov 2026

Bagikan ke :
Foto: Tim Sepak Bola KSB dalam ajang Porprov
Foto: Tim Sepakbola KSB dalam ajang Porprov

Taliwang, MediaKSB, – Persiapan kontingen Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026 menemui ganjalan serius. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) KSB mencatat cabang olahraga (cabor) sepakbola belum melakukan registrasi pemain hingga pertengahan Maret. Padahal, hampir seluruh cabang olahraga lain sudah tancap gas melaksanakan program Pelatihan Daerah (Pelatda) secara intensif.

Ketua Pelatda KONI KSB, Muhammad Nasir, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kelambanan administrasi cabor primadona tersebut. Hingga Kamis (12/3), pihak KONI sama sekali belum menerima daftar nama skuad yang akan memperkuat tim KSB. Keterlambatan ini berpotensi besar memutus tradisi prestasi sepakbola KSB yang selalu tampil gemilang pada ajang bergengsi tingkat provinsi.

“Semua cabor sudah harus registrasi pemain, dan sepakbola hingga saat ini kami belum terima datanya,” ungkapnya.

Nasir menambahkan, sangat disayangkan jika sepakbola sampai gagal masuk dalam kontingen resmi. Selama dua edisi Porprov terakhir, tim sepakbola KSB sukses menembus babak final secara berturut-turut. Meski belum meraih medali emas, kehadiran mereka selalu menjadi magnet penyemangat bagi seluruh atlet kontingen Bumi Pariri Lema Bariri.

“Kan prestasi sepakbola kita bisa terhenti, padahal dalam dua kali Porprov kita tetap masuk final,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris ASKAB PSSI Sumbawa Barat, Indra Irawan LM, mengakui adanya kendala teknis dalam penentuan manajemen. PSSI KSB saat ini masih menunggu jadwal rapat bersama Ketua Umum untuk menetapkan struktur tim pelatih secara resmi. Konsentrasi organisasi sempat terpecah karena padatnya agenda dalam setahun terakhir, termasuk menjadi tuan rumah Liga 4.

“Ya kami masih menunggu jadwal dan kesiapan Ketua Umum untuk rapat,” sebut Indra.

Terkait komposisi pemain, Indra mengklaim PSSI sudah mengantongi basis data atlet potensial melalui sistem pembinaan selama ini. Mereka hanya perlu melakukan pemanggilan dan seleksi singkat untuk membentuk kerangka tim yang solid. Namun, hingga kini proses seleksi belum berjalan karena bertepatan dengan suasana bulan Ramadhan.

“Semoga dalam beberapa hari ke depan semuanya rampung,” pungkasnya.

PSSI kini harus berpacu dengan waktu sebelum batas waktu pendaftaran resmi ditutup oleh panitia besar. Koordinasi internal menjadi kunci utama agar cabang olahraga paling bergengsi ini tetap bisa berlaga. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *