Kurangi Produksi Sampah, DLH KSB Mulai Terapkan ‘Eco Office’

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB,- Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa Barat (DLH KSB), menginisiasi penerapan kantor peduli lingkungan dengan menerapkan ‘Eco Office’ termasuk pengurangan produksi sampah plastik khususnya dalam lingkungan kantor. Salah satunya dengan melarang keras seluruh karyawan mengkonsumsi air kemasan.

Mars Anugerainsyah M.Si selaku kepala DLH KSB mengakui jika salah satu komitmen penerapan ‘Eco Office’ dengan membuat kebijakan secara internal, dimana harus ada upaya serius melakukan pengurangan konsumsi air minum kemasan. “Saya sudah mengajak seluruh karyawan DLH KSB supaya menghindari penggunaan air kemasan, karena itu termasuk penyumbang sampah plastik,” ucapnya.

Untuk memenuhi air minum yang akan dikonsumsi bagi aparatur beserta tamu, semua ruangan kantor akan diupayakan tersedia air dalam kemasan besar (galon). “Saya sudah menyarankan kepada semua pegawai untuk menyediakan tumbler atau wadah air isi ulang yang bisa dipergunakan untuk penyediaan air minum,” lanjutnya.

Masih keterangan Mars sapaan akrabnya, gerakan ‘Eco Office’ yang sudah mulai diterapkan dalam lingkungan DLH adalah penghematan sumber energi listrik. Dimana pegawai diminta untuk mematikan lampu ruangan, termasuk alat elektronik jika sudah tidak dipergunakan lagi. “Komitmen yang sudah terbangun juga, semua alat elektronik wajib dimatikan terlebih dahulu sebelum pulang kantor,” ungkapnya sambil mengaku akan dilakukan pemasangan stiker sebagai pengingat seluruh aparatur.

Diingatkan Mars, aspek pelaksanaan eco office bukan sekedar kebersihan kantor dan lingkungannya tetapi juga hingga pada upaya penghematan berbagai keperluan kantor dalam menjalankan kegiatan administrasi dan pelayanannya kepada masyarakat. “Penghematan penggunaan kertas termausk bagian dari penerapan eco office juga,” tandasnya.

Kebijakan internal yang telah dilaksanakan DLH KSB telah disampaikan pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Harapannya, semua institusi pemerintah dapat menerapkan hal serupa sebagai bentuk komitmen menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, terutama areal Kemutar Telu Center (KTC) yang merupakan perkantoran terpusat. (M-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *