Maret Mendatang, Direncanakan ‘Commissinoning Test’ Bandara KSB

Taliwang, MediaKSB, – Pembangunan seluruh fasilitas pendukung Bandara Kiantar yang berada di Kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dinyatakan sudah rampung, sehingga pada Maret mendatang direncanakan Commissinoning Test atau uji coba penerbangan beserta fasilitas dimaksud.
“Commissioning test adalah proses vital dalam memastikan bahwa sistem atau fasilitas baru berfungsi dengan baik sebelum digunakan secara. Semoga proses yang direncanakan Maret mendatang itu berjalan lancar,” kata Dr Ir H W Musyafirin, MM selaku Bupati KSB.
Masih keterangan H Firin sapaan akrab Bupati KSB, untuk memastikan proses uji coba itu sendiri, dirinya cukup sering membangun komunikasi dengan pihak PT. Amman Nusa Tenggara (AMMAN) selaku penanggung jawab terhadap bandara tersebut. “Keberadaan Bandara sangat penting bagi pemerintah KSB, sehingga ikut memikirkan proses uji coba yang akan dilaksanakan nanti,” lanjutnya.
Diingatkan H Firin, beroperasinya Bandara KSB akan membuka koneksi atau hubungan antara pemerintah KSB dengan daerah lain, termasuk akan dalam mengembangkan sektor pariwisata. “Keberadaan bandara diharapkan mampu mempermudah akses-mobilitas serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, baik itu sektor jasa transportasi maupun pariwisata,” ungkapnya.
Hal penting lain yang disampaikan orang nomor satu di Bumi Pariri Lema Bariri itu, jika keberadaan bandara akan mendukung percepatan kemajuan KSB sebagai Kawasan Industri. “Secara nasional KSB (Kecamatan Maluk) telah ditetapkan sebagai kawasan industri, jadi keberadaan bandara sangat penting sebagai upaya percepatan pembangunan,” tandasnya.
Dikesempatan itu H Firin juga menyampaikan, jika proses Commissinoning Test berjalan lancar dan dinyatakan sudah berfungsi baik seluruhnya, maka dalam beberapa bulan selanjutnya akan ada proses perizinan dan dokumen lain dalam rangka dijadikan sebagai bandara komersil untuk sudah bisa dipergunakan secara umum. “Kalau semua perangkat dan sistem bandara berfungsi dengan baik, maka dua sampai tiga bulan selanjutnya dapat di urus untuk komersial flight,” akunya. (M-01)
