Pemerintah Siapkan Koperasi Syariah Berbasis TBA untuk Program KSB Maju UMKM

Taliwang, MediaKSB, – Dalam upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis syariah dan mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tengah menyiapkan pembentukan Koperasi Syariah berbasis Tuntas Baca Al-Qur’an (TBA) di seluruh kecamatan.
Menjelang libur lebaran, sosialisasi dan pengarahan pembentukan koperasi telah tuntas dilaksanakan di enam kecamatan dan akan dilanjutkan di dua Kecamatan tersisa, yakni Maluk dan Sekongkang.
Pemerintah menargetkan setiap kecamatan memiliki satu koperasi syariah berbasis TBA, dengan sistem pembinaan yang dilakukan secara berjenjang dari tingkat desa. Dalam struktur koperasi nanti, setiap desa akan menunjuk satu anggota aktif TBA untuk menjadi bagian dari pengurus koperasi kecamatan.
“Karena ini berbasis TBA, maka syarat menjadi anggota koperasi adalah harus terdaftar sebagai anggota TBA terlebih dahulu. Ini bagian dari upaya kita mengintegrasikan program inovasi dari Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si,” ungkap Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) KSB, Suryaman, S.St beberapa waktu lalu.
Mamang sapaan akrabnya menjelaskan, dalam prakteknya nanti anggota koperasi tidak hanya cukup menjadi bagian dari TBA, tetapi juga harus memiliki usaha aktif. Hal ini menjadi syarat utama sebelum mendapatkan akses pinjaman dari koperasi.
“Pendekatan ini dimaksudkan agar koperasi tidak hanya menjadi lembaga simpan pinjam, tetapi juga menjadi pusat penguatan ekonomi berbasis komunitas yang aktif dan produktif,” jelasnya.
Masih dengan keterangan Mamang, Diskoperindag KSB melalui bidang UMKM akan melakukan pendampingan terkait legalitas usaha yang akan dibentuk. “Bidang UMKM nanti yang akan bergerak terkait legalitas usahanya, jadi semua akan terintegrasi,” imbuhnya.
Melalui koperasi syariah ini, pemerintah berharap masyarakat dapat terhindar dari praktik pinjaman modal usaha berbunga tinggi di lembaga keuangan non-resmi atau yang dikenal dengan istilah “bank rontok”.
“Sesuai dengan program Bupati, pemerintah berharap dengan semangat gotong royong dan landasan nilai religius dari TBA, koperasi syariah ini akan menjadi pilar baru dalam penguatan ekonomi masyarakat KSB,” tutup Kadis. (M-01)
