Panen Raya Serentak, Pemerintah KSB Minta Masyarakat Terus Awasi Harga Gabah

Bagikan ke :
Foto: Kapolres KSB, AKBP Zulkarnaen (Kiri), Asisten Perekonomian dan Pembangunan KSB, Suhadi, S.P., M.Si (tengah), Dandim 1628/SB Letkol Inf. Andi Karsa (kanan)

Seteluk, MediaKSB, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) bersama Kodim 1628/KSB dan Polres KSB menggelar panen raya padi secara serentak bersama 14 provinsi lain se-Indonesia bertempat di Orong Sampir, Desa Rempe, Kecamatan Seteluk, di lahan seluas 3 hektar pada Senin (7/4).

Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si, melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Suhadi, S.P., M.Si dalam sambutannya meminta kepada masyarakat dan petani untuk terus berkoordinasi dengan Bulog untuk mengawasi harga gabah.

“Masyarakat dan petani harus aktif berkoordinasi dengan Bulog untuk memastikan harga gabah sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP). Agar tidak dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Suhadi juga menyampaikan apresiasi kepada para petani atas kerja keras mereka dalam mendukung ketahanan pangan serta menjadi garda terdepan dalam menjaga ketersediaan pangan daerah. 

“Panen raya hari ini menjadi bukti nyata bahwa produksi pangan kita berjalan baik. Namun yang tidak kalah penting adalah menjaga stabilitas harga, agar kesejahteraan petani juga tetap terjaga,” ujarnya.

Suhadi menyampaikan harapannya agar panen raya ini menjadi momentum peningkatan kesejahteraan petani serta penguatan ekonomi lokal. “Sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat harus terus dijaga agar program pangan berjalan sukses dan berkelanjutan,” harapnya.

Dandim 1628/SB Letkol Inf. Andi Karsa, Kapolres AKBP Zulkarnain, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan panen di seluruh wilayah KSB ini akan di kawal oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas guna memastikan keadilan harga bagi masyarakat.

“Saya tekanan kepada petani yang akan panen untuk terus berkoordinasi dengan Babinsa setempat kalau mau panen biar bisa dijadwalkan dengan pemilik Komben. Kami hadir tidak hanya saat panen, tapi juga sejak proses awal seperti pengolahan lahan hingga masa tanam. Ini adalah komitmen TNI AD untuk turut serta membangun kemandirian pangan bangsa,” tegasnya.

Usai penyampaian sambutan, panen raya dilakukan secara simbolis menggunakan mesin panen jenis komben oleh Dandim, Kapolres, dan Asisten Perekonomian. Usai pemotongan padi, kegiatan dilanjutkan dengan Zoom Meeting bersama pemerintah pusat sebagai bagian dari rangkaian panen serentak nasional.

Acara ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal maupun Nasional. Pemerintah KSB berkomitmen untuk terus hadir memastikan keadilan harga dan kesejahteraan bagi petani. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *