Peneliti UGM: Potensi Pariwisata Sumbawa Barat Sangat Lengkap
Taliwang, MediaKSB, – Sumbawa Barat dinilai memiliki potensi pariwisata yang sangat lengkap dan beragam oleh tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Penilaian tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Peneliti, Muhammad Yusuf, dalam acara Presentasi Laporan Akhir Penyusunan Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Kabupaten (RIPPARKAB) yang digelar di Graha Fitra, Kantor Bupati Sumbawa Barat beberapa waktu lalu.
“Potensi ini menjadi modal besar untuk mengembangkan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah,” katanya.
Muhammad Yusuf memaparkan, Sumbawa Barat memiliki 91 destinasi wisata yang tersebar di 8 kecamatan. Jenisnya beragam, mulai dari wisata pantai, laut, gunung, budaya, religi, hingga geo-wisata.
“Keragaman ini jarang dimiliki oleh daerah lain sekaligus menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara,” akunya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Sumbawa Barat, Nurdin Rahman, SE., menjelaskan, penyusunan RIPPARKAB merupakan penerjemahan dari RPJMN untuk memberi arah jelas pengembangan pariwisata KSB ke depan, agar mendunia namun tetap mengusung budaya lokal.
“RIPPARKAB menjadi arah kedepannya seperti apa bentuk Pariwisata Sumbawa Barat, agar kedepannya Pariwisata Sumbawa Barat mendunia dan berbudaya,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si., menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan pariwisata Sumbawa Barat sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru.
H. Amar, sapaan akrab Bupati meminta agar tim penyusun membuat instrumen dan klasifikasi potensi wisata secara tegas, sekaligus merancang pengembangan destinasi yang memiliki efek ganda. “Misalnya di Tiu Suntuk, selain panorama alam, wisatawan bisa menikmati taman bunga, taman anggrek, atau jalur sepeda yang melintasi sawah,” ujarnya.
Lebih jauh, Bupati menargetkan pariwisata KSB dapat bersaing bahkan melampaui Bali dan Lombok. H. Amar juga menekankan bahwa pariwisata harus membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat, bukan hanya sekedar memperindah daerah. “Kita harus berani berpikir besar. Sumbawa Barat punya potensi untuk itu,” tegasnya.
Di akhir acara, Bupati memastikan dukungan anggaran untuk pengembangan pariwisata akan menjadi prioritas dalam program Kartu Sumbawa Barat Maju Luar Biasa, demi mendorong terciptanya klaster ekonomi baru berbasis pariwisata yang menguntungkan masyarakat. (M-01)

