PPS Kembali Menggema di KSB, Tetapkan Rapat Akbar 10 November

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB, – Gerakan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) kembali menggema di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Presidium Aliansi Percepatan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) resmi menetapkan pelaksanaan Rapat Akbar Nasional pada 10 November 2025 di Alun-Alun Taliwang.

Keputusan ini diambil dalam rapat konsolidasi yang digelar di Two One Café, Taliwang, dan dihadiri oleh seluruh Ketua Aliansi Kabupaten/Kota se-Pulau Sumbawa beberapa waktu lalu.

Rapat tersebut menghasilkan sejumlah keputusan strategis untuk memperkuat arah perjuangan pembentukan provinsi baru. Rapat Akbar 10 November nanti diproyeksikan akan menjadi momentum besar dengan menghadirkan tokoh nasional asal Pulau Sumbawa, para bupati dan ketua DPRD dari lima kabupaten/kota, serta sekitar 10.000 masyarakat Pulau Sumbawa.

Presiden Aliansi PPS, Muhammad Sahril Amin Dea Naga, menegaskan perjuangan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa bukan sekadar wacana politik, melainkan tekad bersama yang berakar dari aspirasi rakyat.

“Perjuangan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa bukan sekadar wacana, tapi tekad bersama yang harus diwujudkan dengan kerja nyata dan kebersamaan,” ujarnya.

Sahril menjelaskan, perjuangan ini merupakan kelanjutan dari semangat Komite Percepatan Pembentukan Provinsi Sumbawa (KP3S) yang telah lebih dulu menggagas cita-cita serupa.

PPS kini fokus pada pemenuhan persyaratan administratif sesuai konstitusi, penggalangan dukungan politik, serta penguatan kesadaran publik di seluruh wilayah Pulau Sumbawa.

Beberapa langkah konkret juga telah disepakati, antara lain melakukan safari politik dan sosial ke kepala daerah, DPRD, dan tokoh masyarakat di lima kabupaten/kota, memperluas jaringan organisasi hingga tingkat desa, serta melakukan penggalangan dana secara sah dan transparan dari sumber-sumber potensial.

“Kesadaran kolektif masyarakat menjadi kunci. Tanpa dukungan rakyat dari desa sampai kota, perjuangan ini tidak akan kuat,” tambah Sahril.

Menutup rapat, Presidium menegaskan, Rapat Akbar Nasional 10 November akan menjadi momentum pemersatu perjuangan masyarakat Pulau Sumbawa untuk memiliki provinsi sendiri.

“Ini bukan sekadar acara seremonial, tapi panggilan sejarah bagi masyarakat Pulau Sumbawa untuk berdiri bersama dalam satu suara: mewujudkan provinsi sendiri,” tandas Sahril. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *