PT. AMMAN Berkomitmen Bangkitkan Sepak Bola KSB

Taliwang, – PT. Amman Nusa Tenggara (AMMAN) berkomitmen menciptakan ekosistem sepak bola yang kompetitif dan inklusif di Kabupaten Sumbawa Barat dengan menyelenggarakan Liga Kabupaten Sumbawa Barat (Liga KSB). Liga ini merupakan kompetisi sepak bola dengan rentang umur U-18, U-15 baik putra dan putri, serta kompetisi yang dikhususkan bagi penyandang disabilitas. Liga disabilitas ini merupakan yang pertama kali digelar, khususnya untuk wilayah Indonesia Timur.
Dalam menyelenggarakan Liga KSB, AMMAN bekerja sama dengan Asian Soccer Academy (ASA) Foundation yang secara khusus ditunjuk untuk mendidik, mengembangkan dan mengevaluasi perkembangan bakat remaja KSB khusus di bidang sepak bola. ASA Foundation adalah lembaga yang ditunjuk akademi klub-klub besar Liga Eropa untuk kegiatan serupa. AMMAN dan ASA Foundation ingin menunjukkan dalam Liga KSB bahwa perusahaan memberikan kesempatan khusus kepada para penyandang disabilitas agar mendapatkan kesetaraan hak dan bisa maju berkembang.
Liga tersebut secara resmi dibuka pada awal Januari 2023 lalu dan akan berlanjut hingga Agustus 2023. “Liga KSB serta rangkaian pelatihan di dalamnya merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat yang dilakukan oleh AMMAN, dibawah payung program bertajuk #Sports4Development. Salah satu program unggulan yang kami selenggarakan ini merupakan salah satu wadah pengembangan diri pemuda melalui olahraga dan sepakbola. Kesempatan berlatih dengan tim profesional dan dalam naungan liga dengan standar yang sangat tinggi tentunya akan memberikan wawasan dan pengalaman luar biasa mengenai kerja keras, etos kerja, kemandirian dan teamwork. Kami berharap kesempatan ini akan digunakan sebaik-baiknya oleh para pemuda-pemudi KSB untuk terus mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa Barat. Tentunya, Liga KSB juga bertujuan untuk mencari bibit unggul pesepakbola masa depan Sumbawa Barat. Bahkan, anak-anak berkebutuhan khusus juga mendapat kesempatan yang sama untuk berprestasi dengan baik,” ujar Priyo Pramono selaku Vice President Social Impact AMMAN.
Selain itu, AMMAN juga mendatangkan dua pelatih internasional asal Inggris dan Amerika Serikat. Dr. Becky Clark merupakan mantan atlet peraih medali emas olimpiade tuna rungu yang juga bekerja sebagai psikoterapis klinis berlisensi dari Amerika Serikat. Ia didatangkan AMMAN untuk memotivasi para peserta Liga KSB agar anak-anak penyandang disabilitas bisa mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkompetisi. Selain Dr. Becky Clark, AMMAN juga mendatangkan Lee Hawkins. Ia adalah seorang pelatih sepak bola usia dini berstandar Eropa, eks-pemain Southampton FC dan juga arsitek di balik ASA Foundation.
Upaya-upaya AMMAN dalam mengembangkan sepak bola KSB juga mendapat apresiasi dari Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora), Dito Ariotedjo. Pada kunjungan AMMAN ke kantor Menpora tanggal 22 Mei, Ia mengapresiasi AMMAN yang memilih serta mendorong program tanggung jawab perusahaan (Corporate Social Responsibility atau CSR) di bidang olah raga, serta sektor UMKM pendukungnya. “Kami di Kemenpora sangat senang dan mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh AMMAN, karena program CSR dan pengembangan masyarakat yang fokus di sektor olahraga,” ucap Menpora. (SBP)

