Puting Beliung Terjang Desa Manemeng, Empat Rumah Warga Rusak

Bagikan ke :

Brang Ene, MediaKSB, – Angin puting beliung menerjang Dusun Buin Selamu, Desa Manemeng, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Selasa (20/1) siang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.45 WITA itu mengakibatkan empat rumah warga mengalami kerusakan dan memicu kepanikan warga setempat.

Berdasarkan laporan resmi Pemerintah Desa Manemeng, lokasi terdampak berada di RT 06/RW 03 Dusun Buin Selamu. Empat warga tercatat mengalami dampak langsung akibat terjangan angin kencang tersebut, yakni Abdul Azis, Sariman, Dahlan, dan Firmansyah. Meski tidak dilaporkan adanya korban jiwa, kerusakan material pada rumah warga menjadi perhatian utama pemerintah desa.

Kepala Desa Manemeng, Jayadi, S.H., dalam laporan tertulisnya menyampaikan, musibah terjadi secara tiba-tiba saat cuaca berubah ekstrem. Angin berputar disertai hujan deras membuat sejumlah bagian rumah warga rusak, terutama pada atap dan dinding bangunan.

“Angin datang tiba-tiba disertai hujan cukup lebat. Kondisinya berlangsung cepat, tapi dampaknya cukup terasa karena beberapa rumah warga mengalami kerusakan, terutama di bagian atap,” ujar Jayadi dalam laporan resminya.

Kades menegaskan, pemerintah desa telah melakukan pendataan awal terhadap warga terdampak dan menyampaikan laporan tersebut kepada pihak terkait agar segera ditindaklanjuti.

“Kami langsung turun ke lapangan untuk mendata rumah warga yang terdampak, lalu laporan itu kami teruskan ke pihak terkait,” akunya.

Sejumlah warga setempat menyebutkan, angin kencang berlangsung singkat namun cukup kuat hingga menerbangkan sebagian atap rumah dan merusak bangunan semi permanen. Kondisi ini membuat warga waspada, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

Pemerintah desa berharap adanya respons cepat dari pemerintah kecamatan dan kabupaten, khususnya dalam bentuk bantuan darurat dan perbaikan rumah warga yang terdampak. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah dampak lanjutan, terutama jika cuaca buruk kembali terjadi.

“Kami berharap pemerintah kecamatan dan kabupaten bisa segera merespons, terutama untuk bantuan darurat dan perbaikan rumah, supaya warga tidak kembali terdampak jika cuaca ekstrem terulang,” katanya.

Selain itu, pemerintah desa juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem, serta segera melaporkan apabila terjadi kerusakan tambahan atau kondisi darurat lainnya. Pendataan lanjutan masih akan dilakukan untuk memastikan tingkat kerusakan dan kebutuhan mendesak para korban. (M-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *