Raih Dua Penghargaan Kemendagri, KSB Kantongi Rp2,5 Miliar

Bagikan ke :
Foto: Wabup KSB, Hj. Hanipah saat menerima penghargaan (dok. Prokopim Sumbawa Barat)
Foto: Wabup KSB, Hj. Hanipah saat menerima penghargaan (dok. Prokopim Sumbawa Barat)

Taliwang, MediaKSB, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) meraih penghargaan bergengsu pada ajang Pemerintah Daerah berprestasi 2026 Batch II Regional Maluku dan Nusa Tenggara dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dengan total insentif fiskal senilai Rp2,5 miliar. 

Saat menerima hadiah, Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah, menyebut capaian ini merupakan bentuk apresiasi atas upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses dan meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat Sumbawa Barat.

“Alhamdulillah, capaian ini menjadi apresiasi atas upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses dan meningkatkan pelayanan pendidikan bagi masyarakat,” katanya usai menerima penghargaan beberpa waktu lalu.

Pada kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Sumbawa Barat meraih peringkat terbaik kedua tingkat kabupaten dengan apresiasi senilai Rp1,5 miliar. Penilaian kategori ini mencakup akses layanan kesehatan, kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sanitasi layak, ketersediaan fasilitas kesehatan sesuai standar, hingga pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis.

Sementara pada kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan, Sumbawa Barat meraih peringkat terbaik ketiga tingkat kabupaten dengan apresiasi senilai Rp1 miliar. Hanipah menyebut penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan merata.

“Penghargaan ini juga menjadi penyemangat untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas, merata, dan mudah dijangkau untuk masyarakat Sumbawa Barat,” ujarnya.

Kedua prestasi ini tidak terlepas dari program unggulan daerah, Kartu Sumbawa Barat Maju, khususnya pada layanan Maju Kesehatan dan Maju Pendidikan, yang selama ini menjadi andalan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat memperkuat layanan dasar masyarakat.

Secara keseluruhan, Kemendagri menilai kinerja pemerintah daerah melalui empat kategori, yakni Implementasi Program 3 Juta Rumah, Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan, serta Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri. Apresiasi diberikan dalam bentuk insentif fiskal sebagai tambahan pendanaan bagi daerah berprestasi.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menekankan insentif fiskal tersebut harus dikelola dengan baik demi kemaslahatan masyarakat, termasuk untuk penanganan persoalan daerah dan peningkatan fasilitas wajib.

“Bagi rekan-rekan yang belum beruntung, ya, semoga bisa terpancinglah dengan adanya award ini. Karena award ini enggak hanya ngasih piala, tapi juga memberikan insentif fiskal,” jelas Tito. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *