Rekrut Pengawas Pilkada, Bawaslu KSB Masih Tunggu Instruksi

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB,- Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Sumbawa Barat (Bawaslu KSB), belum bisa memastikan mekanisme perekrutan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), lantaran masih menunggu instruksi dari pusat yang akan dijadikan pijakan dan dasar pelaksanaannya.

“Selama belum ada regulasi atau instruksi dari pusat, maka belum bisa dipastikan model dan mekanisme perekrutan badan adhoc, apalagi memastikan bahwa Panwascam yang bertugas pada pemilu lalu akan langsung diberikan kepercayaan untuk menjadi pengawas pada Pilkada mendatang,” kata Khairuddin, ST selaku ketua Bawaslu KSB.

Heru sapaan akrabnya tidak membantah, jika ada dua kemungkinan mekanisme yang akan dilaksanakan dalam perekrutan Panwascam beserta jajaran pengawas lainnya, yaitu dengan melakukan evaluasi kinerja terhadap Panwascam Pemilu atau tetap melakukan seleksi secara terbuka. “Soal opsi mana yang akan diterapkan nanti, kami masih menunggu keputusan Bawaslu pusat,” lanjutnya.

Terkait pembentukan pengawas ad hoc tersebut Bawaslu pusat kemungkinan baru akan menetapkannya setelah pelaksanaan evaluasi pelaksanaan Pemilu secara nasional. “Kita ini dapat udangan pusat soal evaluasi Pemilu di Jakarta sekaligus soal persiapan Pilkada. Nah mungkin dimomen itu juga kita akan diberikan petunjuk teknis soal rekrutmen Panwascam, pengawas tingkat desa hingga TPS,” timpalnya.

Terlepas dari kepastian jadwal pelaksanaan rekrutmennya, Khairuddin menyatakan, pada dasarnya pembentukan pengawas ad hoc Pilkada saat ini harus disegerakan. Pasalnya tahapan pelaksanaan Pilkada saat ini sudah mulai bergulir. “Mudah-mudahan sepulang kami dari Jakarta sudah ada instruksi pusat ke kami agar kami segera melaksanakannya,” beber Heru sapaan akrabnya.

Lebih lanjut Heru menguraikan mengenai kegiatan pengawasan Pilkada nantinya. Menurut dia, pastinya akan lebih berat bagi lembaga yang dipimpinnua. Di banding Pemilu, potensi konflik akan lebih tinggi di Pilkada terutama ditataran pendukung antar calon yang bertarung. “Apalagi Pilkada tahun ini kan serentak. Ada pemilihan bupati juga gubernur. Kita butuh energi ekstra pastinya melakukan pengawasan lapangan,” tegasnya. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *