Tekankan Kondusifitas, AKSI KSB Dukung Percepatan Pembentukan PPS

Poto Tano, MediaKSB, – Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS). Dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen untuk mendorong pendekatan pelayanan publik, percepatan pemerataan pembangunan, serta penguatan pemberdayaan masyarakat desa di Pulau Sumbawa.

Ketua AKSI KSB, Rosidi, S.Sos, menegaskan, perjuangan pembentukan PPS adalah langkah strategis yang sejalan dengan cita-cita pembangunan berkeadilan, khususnya bagi wilayah-wilayah yang selama ini masih tergolong tertinggal dari sisi infrastruktur dan pelayanan.

“Dalam kerangka pendekatan pelayanan publik, percepatan pemerataan pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat, AKSI KSB mendukung penuh percepatan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa,” katanya saat dikonfirmasi pada, Minggu (25/5).

Rosidi menjelaskan, dengan terbentuknya PPS, pelayanan kepada masyarakat di desa-desa akan lebih cepat dan efektif. Pemerintah provinsi yang lebih dekat secara geografis dengan masyarakat Pulau Sumbawa akan lebih memahami karakter serta kebutuhan daerah.

“Ini bukan soal pemisahan, tapi soal efektivitas pelayanan dan keadilan pembangunan. Selama ini, kita merasa jauh dari pusat pengambilan keputusan. Dengan PPS, akan ada desentralisasi yang lebih nyata,” ujarnya.

Di sisi lain, Sekretaris AKSI KSB, Suhardi, S.I.P juga menegaskan bahwa dalam proses perjuangan pembentukan PPS, AKSI KSB berharap semua pihak tetap menjaga suasana yang kondusif dan menghimbau agar seluruh kegiatan, termasuk transportasi darat dan laut, tetap berjalan seperti biasa, tanpa gangguan jika akan dilakukan unjuk rasa.

“Kita mendukung dalam koridor yang damai dan demokratis. Kami berharap jika akan dilakukan aksi nantinya, akan tetap mengedepankan ketertiban umum. Kami tidak ingin merugikan aktivitas masyarakat khususnya yang berada di wilayah Poto Tano,” tegasnya.

Selain itu, Bendahara AKSI KSB Jayadi, SH juga turut berkomentar, desa sebagai ujung tombak pembangunan harus dilibatkan dan diberikan ruang dalam setiap pengambilan kebijakan besar.

“Kami berharap agar aspirasi masyarakat desa melalui AKSI dapat menjadi penguat dalam wacana strategis pembentukan provinsi baru ini. Desa bukanlah objek, tetapi subjek dalam pembangunan. Kami akan terus kawal proses ini dengan semangat gotong royong dan persatuan,” terangnya.

Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa kini kembali menjadi perbincangan dan terus mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat di Pulau Sumbawa, termasuk dari kalangan pemerintahan desa yang tergabung dalam AKSI. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *