UUD TNI, Dandim 1628/Sumbawa Barat Akan Gelar Dialog Dengan Mahasiswa

Taliwang, MediaKBS, – Komandan Kodim 1628/Sumbawa Barat, Letkol Inf Andri Karsa, S.Sos., M.Han., menyatakan rencana menggelar dialog terbuka bersama mahasiswa guna memberikan pemahaman tentang Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UUD TNI). Dialog ini dirancang sebagai bagian dari edukasi kebangsaan sekaligus untuk menjawab keraguan publik terhadap peran TNI dewasa ini.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Dandim saat memimpin apel gabungan di halaman Makodim 1628/Sumbawa Barat, Jalan Labuhan Balad No. 03, Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Senin (14/04).
Dalam arahannya, Dandim menegaskan, pentingnya bagi generasi muda, khususnya kalangan mahasiswa, untuk memahami posisi dan peran TNI di tengah masyarakat. TNI saat ini tetap berkomitmen menjalankan peran pertahanan negara secara profesional tanpa kembali pada konsep Dwi Fungsi seperti masa Orde Baru.
“Terkait UUD TNI, saya minta mahasiswa segera diundang untuk diberikan wawasan kebangsaan dan dijelaskan tentang Undang-Undang TNI, agar mereka paham bahwa TNI tidak akan kembali ke Dwi Fungsi seperti masa lalu. Ini penting untuk dilakukan,” tegasnya.
Letkol Andri juga menyebutkan bahwa dialog ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas institusi pertahanan kepada masyarakat, terutama kepada kaum intelektual muda.
“Mahasiswa sebagai agen perubahan perlu memahami langsung dari sumber yang otoritatif agar tidak termakan informasi yang menyesatkan,” imbuh Dandim.
Kegiatan dialog rencananya akan digelar dalam waktu dekat dan terbuka untuk seluruh mahasiswa dari berbagai pergerakan maupun perguruan tinggi yang ada di KSB. “Mari tetap jaga kamanan dan ketentraman di tengah masyarakat. Setiap personil punya kewajiban untuk tetap menjaga kondusifitas,” pungkasnya.
Dengan adanya dialog ini, diharapkan muncul kesadaran kolektif bahwa peran TNI telah mengalami transformasi besar pasca reformasi, dan kini lebih fokus pada pertahanan negara serta mendukung pembangunan nasional melalui program presiden Prabowo Subianto melalui pendekatan humanis dan profesional. (M-02)

