Pemdes Senayan Akan Beri Bantuan untuk Pasien yang Dirujuk ke Rumah Sakit

Poto Tano, MediaKSB, – Pemerintah Desa (Pemdes) Senayan, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), berkomitmen memberikan perhatian khusus bagi warganya yang sakit, khususnya bagi mereka yang harus dirujuk ke rumah sakit di luar wilayah desa. Dalam waktu dekat, Pemdes akan menyalurkan bantuan tunai kepada pasien rujukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan tanggung jawab kemanusiaan.
Kepala Desa Senayan, H. Junaidi, menjelaskan bahwa bantuan ini bersumber dari alokasi dana desa sebesar tiga persen yang memang telah disiapkan untuk mendukung kegiatan sosial dan darurat. Dana ini diperuntukkan khusus bagi warga Desa Senayan yang dirujuk ke rumah sakit, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.
“Untuk pasien yang dirujuk ke RSUD Provinsi NTB di Mataram, akan kami bantu sebesar Rp500.000. Sementara untuk yang dirujuk ke RSUD Asy-Syifa di Taliwang kami bantu Rp250.000, sementara pasien yang ke RSUD Sumbawa bantuannya sebesar Rp300.000,” ujar Kades saat dikonfirmasi media ini pada Minggu (13/4).
Bantuan ini, lanjut H. Junaidi, diberikan sebagai bentuk dukungan Pemdes terhadap kondisi ekonomi warga yang kerap terbebani biaya transportasi dan kebutuhan dasar selama masa perawatan atau pengobatan.
Menurutnya Kades, bantuan ini bukan hanya soal nominal, tetapi lebih kepada bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap warganya yang membutuhkan uluran tangan. Pihak desa akan terus memaksimalkan penggunaan dana desa untuk program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga. Tidak semua masyarakat kita dalam kondisi ekonomi yang mapan, apalagi ketika sakit dan harus dirujuk jauh dari tempat tinggal,” tambahnya.
H. Junaidi juga mengajak masyarakat untuk tidak segan melapor ke pemerintah desa jika ada anggota keluarganya yang sedang dirujuk, agar proses pemberian bantuan dapat segera dilakukan.
Dengan adanya program ini, Pemdes Senayan berharap bisa membangun solidaritas yang kuat di tengah masyarakat serta menunjukkan bahwa pemerintah desa hadir untuk rakyat dalam kondisi apapun. (M-01)

