MBG Perdana di MAN, Kemenag KSB Tekankan Pentingnya Gizi untuk Siswa

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB, – Peluncuran perdana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MAN 1 Sumbawa Barat dihadiri langsung oleh Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa Barat (Kemenag KSB) untuk menegaskan kepada siswa tentang pentingnya gizi seimbang dalam mendukung proses belajar. Kegiatan ini ditandai dengan pembagian 405 paket makanan kepada siswa siswi madrasah sebagai penerima manfaat pada Senin, (04/8).

Pelaksanaan MBG di MAN 1 Sumbawa Baray menjadi tonggak dimulainya program nasional untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan konsentrasi belajar peserta didik, khususnya di lingkungan madrasah.

Kepala Kantor (Kakan) Kemenag KSB, H. Lalu Suhaili Fathanah, S.Pd., secara simbolis menyerahkan paket makanan bergizi kepada perwakilan siswa di tiap kelas, didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Asaduddin, S.Ag., dan Kepala MAN 1 Sumbawa Barat, H. Abdul Azis, S.Ag.

“Program ini adalah bentuk komitmen pemerintah pusat terhadap masa depan anak-anak kita. Dengan gizi yang baik, mereka bisa belajar lebih optimal, tumbuh lebih sehat, dan siap bersaing,” ujar H. Lalu Suhaili saat memberikan sambutan.

H. Lalu Suhaili juga menekankan pentingnya peran guru dan wali kelas dalam memastikan keamanan makanan yang dibagikan, terutama bagi siswa yang memiliki alergi atau kondisi kesehatan tertentu.

“Kami minta agar siswa yang memiliki alergi makanan tertentu dapat segera menginformasikan hal tersebut kepada wali kelas masing-masing, agar pelaksanaan program berjalan dengan aman dan nyaman untuk semua,” himbaunya.

Program MBG tidak hanya berhenti pada pemberian makanan gratis, namun juga membawa misi edukatif. Dengan pendampingan dari guru dan pihak madrasah, siswa diajak memahami manfaat pola makan sehat, serta pentingnya menjaga asupan gizi harian sebagai bagian dari gaya hidup.

Kepala MAN 1 Sumbawa Barat, H. Abd. Azis, menyambut baik program ini dan menyatakan kesiapan madrasah dalam mendukung keberlanjutan MBG. Siswa juga nampak antusias dan merasa diperhatikan secara lebih menyeluruh.

“Dengan MBG perhatian pemerintah tidak hanya secara akademik, tetapi juga secara fisik dalam bentuk pemberian makanan dengan gizi seimbang,” ujarnya.

Kemenag KSB berharap, kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan keluarga dapat memperkuat efektivitas program ini sebagai pondasi mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, dan tangguh. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *