Kades Lamusung Ajak Warga Jaga Ketertiban Jelang Ramadhan

Seteluk, MediaKSB, – Pemerintah Desa Lamusung, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Kepala Desa Lamusung, Surya Ratna mengatakan, suasana aman dan tertib merupakan tanggung jawab bersama. Bukan hanya tugas aparat desa atau keamanan.
“Ramadhan adalah bulan suci yang kita tunggu-tunggu. Saya mengajak seluruh masyarakat Lamusung untuk menjaga ketertiban, saling menghormati, dan memastikan situasi desa tetap aman,” ujarnya, Rabu (11/2).
Kades Lamusung menjelaskan, saat Ramadhan biasanya terjadi peningkatan aktivitas masyarakat, mulai dari persiapan kebutuhan pokok hingga kegiatan tarawih dan tadarus. Kondisi tersebut harus diimbangi dengan kesadaran kolektif untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat mengganggu ketenangan umum.
Surya Ratna juga mengingatkan para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak dan remaja, khususnya pada malam hari. “Kami berharap orang tua dapat mengawasi anak-anaknya, terutama setelah salat tarawih. Agar tidak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban,” katanya.
Baca Juga : Kades Lamusung: Beras Dan Air Kebutuhan Masyarakat Saat Ini
Himbauan Kades Lamusung
Selain itu, Kades Lamusung meminta warga menghindari penggunaan petasan atau aktivitas yang dapat menimbulkan kebisingan berlebihan. Menurut Kades, hal tersebut kerap memicu keluhan dan berpotensi menimbulkan gesekan antar warga.
“Kita ingin Ramadhan tahun ini berlangsung damai, penuh kebersamaan, dan saling menghargai. Jangan sampai ada hal-hal kecil yang justru merusak kekhusyukan ibadah,” tegasnya.
Pemerintah Desa Lamusung, lanjut Surya Ratna, juga akan berkoordinasi dengan perangkat desa dan unsur terkait untuk meningkatkan pemantauan lingkungan, termasuk mengaktifkan kembali ronda malam sebagai langkah preventif.
Surya Ratna berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial semakin menguat selama Ramadhan. “Mari kita jadikan Ramadhan 1447 H sebagai momentum mempererat persaudaraan dan menjaga harmoni di desa kita,” tutupnya. (M-01)
