Disnakertrans KSB Kebut BLK Bertong, Jereweh Belum Tender

Bagikan ke :
Kepala Disnakertrans KSB, Slamet Riadi (dok. NTB Satu)
Kepala Disnakertrans KSB, Slamet Riadi (dok. NTB Satu)

Taliwang, MediaKSB, – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kebut pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Bertong, Taliwang. Sementara BLK di Jereweh belum bisa digarap karena masuk pada tahap kedua pembangunan serta masih menunggu proses tender.

Kepala Disnakertrans KSB, Slamet Riadi, menegaskan, pembangunan BLK Bertong ditarget rampung pada November 2026. Peresmian BLK Bertong direncanakan akan berlangsung dalam rentetan agenda Hari Lahir (Harlah) KSB 2026.

“Pembangunan BLK di Bertong baru dimulai. Targetnya di bulan November harus sudah jadi dan peresmian dilakukan dalam rentetan agenda Harlah KSB sesuai janji Menteri Ketenagakerjaan,” ujarnya, Rabu (03/6).

Slamet menambahkan, peresmian BLK Bertong berpotensi akan dihadiri lebih dari satu menteri. Namun Slamet belum bisa memastikan kehadiran kedua Menteri dalam prosesi peresmian nanti.

“Selain Menteri Ketenagakerjaan, kemungkinan ada juga menteri lain yang akan datang. Cuman kita belum bisa pastikan,” ungkapnya.

Berbeda dengan BLK Bertong yang sudah berjalan, pembangunan BLK Jereweh masih harus menunggu lebih lama. Proyek ini masuk dalam tahap kedua pembangunan dan bahkan belum memasuki proses tender.

“Untuk BLK di Jereweh belum dimulai karena masuk di tahap kedua. Bahkan belum dilakukan tender. Jadi kita belum bisa pastikan kapan selesainya, kalau bisa tahun ini juga rampung,” jelas Slamet.

Terkait kurikulum pelatihan, Disnakertrans KSB akan memperluas kerja sama dengan UT School dengan menambahkan satu kelas baru untuk operator dua alat berat. Kelas ini akan melatih peserta mengoperasikan ekskavator dan forklift dengan durasi pelatihan sekitar sembilan bulan.

“Terkait kurikulum, kerja sama dengan UT School akan ada penambahan satu kelas untuk operator alat berat, ekskavator dan forklift. Sekitar sembilan bulan, tidak sampai satu tahun pelaksanaannya,” beber Slamet.

Di luar kerja sama dengan UT School, Disnakertrans KSB juga menyiapkan pelatihan hospitality untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pariwisata yang sedang berkembang di KSB.

Slamet menegaskan seluruh program pelatihan yang disiapkan selaras dengan arahan Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah yang tertuang dalam program KSB Maju Luar Biasa. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mencetak SDM unggul yang siap berkontribusi dalam pembangunan KSB di berbagai sektor strategis.

“Semua program yang disiapkan sesuai dengan arahan Bupati untuk menyiapkan SDM unggul dalam program KSB Maju Luar Biasa,” tutupnya. (M-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *