Pekan Ini, DPRD KSB Mulai Melakukan Pembahasan APBD Tahun 2025

Taliwang, MediaKSB, – DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), telah menetapkan jadwal pembahasan atas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2025. Rencananya, akan mulai dibahas pada 17 Juli mendatang dan diupayakan rampung atau penetapan pada 1 Agustus nanti.
Abidin Nasar, MP selaku wakil ketua DPRD KSB menyampaikan, jika kesepakatan untuk menuntaskan pembahasan atas dokumen anggaran tahun 2025 sangat penting, mengingat pada bulan Agustus mendatang akan ada peralihan atau pergantian anggota DPRD KSB. “Sesuai jadwal yang disepakati bisa ditetapkan pada 1 Agustus, kemudian dilanjutkan dengan evaluasi dan sinkronisasi selama 15 hari,” ucapnya sambil memastikan bahwa sebelum pelantikan sudah ditetapkan APBD 2025.
Dikesempatan itu politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyampaikan alasan mendasar mengapa pembahasan RAPBD 2025 harus dibahas oleh anggota DPRD lama. Pasalnya jika menunggu anggota DPRD baru dikhawatirkan, proses penetapan dokumen anggaran tersebut tidak dapat selesai tepat waktu sebelum akhir tahun 2024.
“Dewan yang baru kan belum bisa langsung bekerja. Mereka harus menyelesaikan internalnya dulu dan itu butuh waktu, padahal APBD paling lambat harus diketok 30 November, kalau tidak kita akan kena penalti,” lanjutnya.
Abidin juga menegaskan bahwa cara itu sendiri telah terpola dalam beberapa periode keanggotaan DPRD KSB selama ini. Jadi bukan karena paksaan anggota yang lama. Semata kita tidak ingin jangan sampai dokumen penganggaran itu tidak selesai tepat waktu.
Selain membahas RAPBD 2025 dalam waktu bersamaan DPRD juga akan membahas Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Daerah tahun 2025-2045. Dikatakan H. Abidin dalam satu bulan ke depan sebelum para anggota lama mengakhiri masa jabatannya akan memaksimalkan waktu yang untuk menuntaskan seluruh agenda kerja krusial lembaga penyerap aspirasi rakyat itu. “Tidak semua memang akhirnya bisa diselesaikan oleh teman-teman anggota yang lama. Seperti misalnya agenda pembentukan Perda ada yang tersisa. Tapi agenda-agenda penting yang harus selesai tahun ini insyaallah kita akan selesaikan sebelum 19 Agustus,” ungkapnya. (M-01)
