Belum Sarjana Sudah Kerja, Lulusan AMMAN Scholars Banjir Tawaran Industri

Taliwang, MediaKSB, – Langkah Ahyati Mulya, atau akrab dengan sapaan Aya, kini menjadi bukti keberhasilan investasi Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Alumni angkatan pertama program beasiswa AMMAN Scholars ini menjelma menjadi talenta muda yang sangat diperhitungkan oleh industri kreatif nasional.
Meskipun baru saja menyelesaikan studi di SMK Raden Umar Said (RUS) Kudus, tawaran kerja dari perusahaan besar terus menghujani ponsel Aya. Dua perusahaan desain grafis ternama di Jakarta dan Yogyakarta bahkan sempat menyodorkan kontrak kerja untuk meminang keahliannya.
“Setelah lulus langsung ada tawaran kerja di Jakarta dan Jogja. Perusahaannya sama-sama bergerak di industri kreatif. Tawarannya sama-sama jadi desainer grafis,” kata Aya saat menceritakan pengalamannya, Senin (16/3).
Saat masih bersekolah di Kudus, tepatnya saat kelas XII SMK, Aya memiliki pengalaman magang sebagai desainer grafis dan content planner selama delapan bulan di Jogja. Namun, Aya harus mengambil keputusan berat dengan menolak peluang emas di ibu kota demi bakti kepada sang ibu.
“Dengan pertimbangan yang besar, saya lebih memilih pulang ke KSB untuk menemani ibu di rumah. Sampai sekarang pun tawaran kerja tetap datang, biasanya dari guru-guru di Kudus,” akunya.

Sinergi Pendidikan Vokasi dan Peluang Industri
Pihak sekolah dan AMMAN terus memantau perkembangan karier Aya guna memastikan masa depan alumnus tetap cerah. Saat ini, Aya membuktikan kreativitas dan skill yang ia dapatkan selama di Kudus. Aya kini dipercaya mengelola brand identity dan media sosial di Bene Residence and Eatery, Desa Benete.
“Prinsip saya, rencana boleh berubah tapi hidup harus terus berjalan. Selama kita punya skill, pengalaman, kreativitas dan pribadi yang baik, peluang kerja terbuka lebar. Saya ucapkan terimakasih kepada AMMAN yang telah memberika saya kesempatan ini,” ungkap Aya dengan penuh keteguhan.
Kisah sukses Aya menjadi pemantik semangat bagi rekan sejawatnya yang kini tengah berjuang menyelesaikan studi vokasi. Rabiatul Adwiah, siswa berprestasi asal Maluk, kini sedang mengasah kemampuannya pada jurusan Teknik Pembangkit Listrik di Malang.
Sementara itu, Michael Gabriel Lele fokus mendalami teknik alat berat demi mewujudkan mimpi menjadi pengusaha sukses. Di sisi lain, Nayla Aulia Marsya juga sedang menempa rasa percaya dirinya melalui program magang di hotel internasional dan bercita-cita ingin pergi ke Jepang.
Keberhasilan para penerima beasiswa ini menunjukkan bahwa pendidikan vokasi yang tepat mampu melahirkan generasi unggul. Program AMMAN Scholars yang telah berjalan selama lima tahun ini terbukti mampu mengubah nasib 240 anak muda melalui pemerataan akses pendidikan yang berkualitas dan link and match dengan dunia kerja. (M-01)
