DPMPTSP KSB Akui Realisasi Investasi Tahun 2023 Lampaui Target

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB,- Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memastikan, jika realisasi investasi untuk tahun 2023 lalu mencapai target.

“Saat ini masih dilakukan perekapan realisasi untuk triwulan keempat, namun melihat hasil rekapan triwulan ketiga atau realisasi investasi yang terjadi di KSB pada Januari-September mencapai Rp.11 triliun,” kata NS Kamaluddin S.Kep, MM selaku kepala DPMPTSP KSB.

Masih keterangan Kamal sapaan akrabnya, dirinya memastikan dapat melampui target atas investasi setelah memiliki data akhir untuk triwulan ketiga. “KSB sebagai daerah yang memiliki sektor tambang ditargetkan pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dapat mencetak kegiatan penanaman modal baru sebesar Rp. 9,4 triliun, sementara yang bisa direalisasi sampai triwulan ketiga sudah melampaui,” ungkapnya

Persentase lampauan target investasi diyakini akan melebihi 150 persen, karena pelaporan dari perusahaan yang bergerak pada bidang investasi lebih dominan pada triwulan terakhir. “Meskipun belum ada rekapan terakhir ditahun 2023, namun saya meyakini bisa melebihi 150 persen capaian realisasinya,” lanjutnya. 

Masih sama di tahun-tahun sebelumnya, jenis investasi yang hadir ke KSB didominasi oleh usaha support kegiatan pertambangan, pariwisata, pertanian, peternakan dan UMKM. Dijelaskan Kamaludin, sejauh ini sektor-sektor tersebut memang menjadi magnet bagi investor untuk datang berinvestasi ke KSB. “Kita dilirik investor karena memang apa yang kita miliki punya potensi yang sangat baik untuk dikembangkan ke depannya,” paparnya. 

Kamal menyebut, investasi kegiataan pertambangan dan support tambang saat ini masih mendominasi. Dan ia mengku kegiatan itu sekaligus menjadi pemicu ketertarikan investor bidang lain datang ke KSB. “Contoh sekarang banyak investor ke sini membangun penginapan, membuat resort dan lainnya. Itu karena pasti mereka lihat tambang yang jadi pasar strategis mereka,” tukasnya. 

Begitu juga UMKM kita. Pertumbuhannya pesat dan pasarnya adalah karyawan-karyawan tambang yang kian hari terus bertambah. Apalagi kalau smelter beroperasi nantinya. (M-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *