Kades Kiantar Berharap Usulan Desa di Musrenbang Dapat Terakomodir

Poto Tano, MediaKSB, – Kepala Desa (Kades) Kiantar, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Hasbullah, berharap agar lima usulan penting dari desanya dapat terakomodir dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan hingga Kabupaten. Menurutnya, usulan-usulan ini sangat krusial demi kesejahteraan masyarakat dan kelancaran pembangunan desa.

Hasbullah mengungkapkan, musyawarah ini adalah kesempatan yang sangat penting untuk menyampaikan kebutuhan dan aspirasi masyarakat Kiantar. Kelima usulan yang diajukan oleh Pemerintah Desa Kiantar meliputi berbagai sektor yang saling berkaitan, mulai dari infrastruktur hingga kebutuhan sosial masyarakat.

“Desa Kiantar sering mengalami banjir, seperti musim hujan kemarin. Salah satu usulan kami adalah pembangunan Bendungan Ai Tiris. Dengan adanya bendungan ini, diharapkan dapat mengatasi permasalahan banjir yang sudah sering meresahkan warga,” ujarnya saat dikonfirmasi via WhatsApp pada, Kamis (24/4).

Selain itu, Hasbullah juga mengusulkan agar jalan lingkungan di desa Kiantar segera perbaiki agar mobilitas masyarakat tidak terhambat. “Jalan di beberapa titik sudah rusak dan berlubang. Hotmix jalan lingkungan akan mempermudah mobilitas warga dan mendorong peningkatan ekonomi desa,” lanjutnya.

Usulan berikutnya adalah perbaikan dan pelebaran jalan utama. Dimulai dari simpang jalan sampai menuju desa Kiantar. “Jalan ini sangat padat karena banyaknya kendaraan proyek bandara yang melintas. Pengerjaan pelebaran dan saluran drainase di sepanjang jalan ini perlu segera dilakukan, mengingat tingginya angka kecelakaan yang terjadi,” tegas Kades.

Selain masalah infrastruktur, usulan permasalahan sosial juga disampaikan. Salah satunya adalah pembangunan sumur bor untuk Masjid Nurul Yaqin yang kerap kali kehabisan air ketika masyarakat akan melaksanakan shalat.

“Masjid kami mengalami kesulitan dalam mendapatkan air bersih. Setiap kali membeli air, biayanya cukup besar. Dengan adanya sumur bor, kami bisa mengatasi masalah ini secara lebih efisien,” jelasnya.

Tak kalah penting, usulan mengenai bantuan bibit jagung juga disampaikan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat. “Sebagian besar warga Kiantar mengandalkan sektor pertanian, terutama jagung. Kami berharap bisa mendapatkan bantuan bibit unggul untuk meningkatkan hasil pertanian,” tambah Kades.

Dengan usulan-usulan ini, Hasbullah berharap bahwa pemerintah kecamatan dan kabupaten dapat melihat langsung kebutuhan mendesak di desanya. “Kami berharap Musrenbang kali ini bisa memperhatikan semua usulan yang kami ajukan. Jika terealisasi, ini akan sangat berdampak positif bagi warga Kiantar,” tutupnya. (M-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *