KKP UIN Mataram Bersama Pemdes Pengadang Beri Santunan Ke Anak Yatim dan Lansia
Lombok Tengah, MediaKSB, – Mahasiswa Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram bersama Pemerintah Desa Pengadang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim dan lansia dalam rangka memperingati 10 Muharram 1447 H, Minggu (06/7).
Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Desa Pengadang dan dihadiri oleh Kepala Desa, tokoh agama, masyarakat, serta mahasiswa KKP yang aktif terlibat dalam seluruh rangkaian kegiatan.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diawali dengan tilawah Al-Qur’an, dilanjutkan dengan sambutan Kepala Desa Pengadang, tausiah oleh Tuan Guru Khotib, pembacaan doa, dan ditutup dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan lansia berupa uang tunai, jajan kotak, dan nasi bungkus.
Kepala Desa Pengadang, Zainal Abidin, mengapresiasi kehadiran dan keterlibatan mahasiswa KKP dalam kegiatan tersebut. Sinergi antara mahasiswa dan pemerintah desa sangat penting dalam membangun hubungan sosial yang positif dengan masyarakat.
“Saya berterima kasih kepada mahasiswa KKP UIN Mataram yang telah membantu mulai dari persiapan hingga pelaksanaan acara ini. Kami berharap mereka terus berpartisipasi dalam kegiatan desa agar dikenal masyarakat dan memperoleh pengalaman langsung menerapkan ilmu yang dipelajari di kampus,” ujarnya.
Keterlibatan mahasiswa KKP tidak hanya sebatas pada kegiatan santunan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran sosial yang mempererat kedekatan mereka dengan warga.
Ketua kelompok KKP Desa Pengadang, Ali Sudrajat, mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan untuk turut serta dalam kegiatan tersebut.
“Melalui partisipasi dalam acara santunan ini, kami bisa lebih dekat dengan masyarakat. Bahkan kami mendapat tawaran untuk melakukan kunjungan ke dusun dan pondok pesantren di wilayah desa ini,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara institusi pendidikan dan pemerintah desa dalam membangun kepedulian sosial dan memperingati hari-hari besar Islam dengan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Diharapkan semangat berbagi dan kebersamaan ini dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Desa Pengadang. (M-02)

