KSB Bidik Investor dan Wisatawan Lewat APKASI Otonomi Expo 2026

Bagikan ke :
Foto: Rapat koordinasi pemantapan persiapan yang digelar di Ruang Rapat Gili Kenawa, Sekretariat Daerah KSB.
Foto: Rapat koordinasi pemantapan persiapan yang digelar di Ruang Rapat Gili Kenawa, Sekretariat Daerah KSB.

Taliwang, MediaKSB, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) membidik investor dan wisatawan lewat keikutsertaan dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia Otonomi (APKASI) Otonomi Expo (AOE) 2026 di Jakarta, 27-29 Agustus mendatang. Target ini disampaikan dalam rapat koordinasi pemantapan persiapan yang digelar di Ruang Rapat Gili Kenawa, Sekretariat Daerah KSB, Rabu (19/8).

Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, memimpin langsung rapat tersebut didampingi Sekretaris Daerah, drh. Hairul, M.M., serta jajaran perangkat daerah terkait. Sejumlah OPD yang hadir di antaranya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) selaku leading sector, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), serta Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag).

Hanipah menegaskan ajang pameran nasional bertema “Jelajahi Ragam Komoditas Indonesia Tanpa Batas” ini menjadi kesempatan strategis memperkenalkan potensi daerah kepada calon investor dan wisatawan dari seluruh Indonesia. Wabup menekankan pentingnya komitmen penuh dan semangat dari seluruh kontingen yang akan diberangkatkan mengikuti expo tersebut.

“Keikutsertaan kita di ajang nasional bukan sekadar formalitas. Harus ada niat dan semangat untuk membawa nama baik Sumbawa Barat. Seluruh personel yang ditugaskan dalam expo ini wajib dibekali pemahaman materi dan pengetahuan yang matang agar mampu mempromosikan potensi daerah secara maksimal,” tegasnya.

Hanipah menambahkan seluruh personel yang diterjunkan harus mampu menjelaskan secara detail berbagai komoditas dan peluang investasi unggulan Sumbawa Barat kepada pengunjung stan. 

“Pembekalan materi menjadi kunci agar promosi daerah berjalan maksimal selama tiga hari pelaksanaan expo di Jakarta,” bebernya.

Sementara itu, Sekda KSB, drh. Hairul menginstruksikan agar stan pameran KSB mengusung konsep visual yang kuat guna menarik perhatian pengunjung sekaligus calon investor yang hadir. Sekda menekankan promosi daerah harus menonjolkan keunggulan sektor pariwisata sebagai daya tarik utama bagi wisatawan.

“Fokus utama kita adalah memperkenalkan Sumbawa Barat secara utuh. Tampilkan keindahan dan kawasan strategis pariwisata kita, serta tekankan bahwa konektivitas antarwilayah di Sumbawa Barat saat ini sudah sangat memadai dan siap mendukung geliat investasi maupun pariwisata,” ujarnya.

Hairul menyebut kesiapan infrastruktur konektivitas antarwilayah menjadi nilai jual penting untuk meyakinkan calon investor menanamkan modal di Sumbawa Barat. Sekda menambahkan penyelenggaraan APKASI Otonomi Expo oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia rutin menjadi ajang temu bisnis antara pemerintah daerah dengan pelaku usaha dan investor nasional.

Dengan persiapan yang matang, Sekda optimistis Pemda KSB dapat memanfaatkan AOE 2026 sebagai ruang strategis memperluas jaringan promosi kepada masyarakat, pelaku usaha, maupun calon investor dari berbagai daerah.

“Kami optimistis expo ini mampu meningkatkan daya tarik investasi dan pariwisata Sumbawa Barat di tingkat nasional,” pungkasnya. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *