Masyarakat Tambak Sari Sampaikan Keluhan Jalan Rusak di Depan Gubernur NTB
Poto Tano, MediaKSB, – Masyarakat Desa Tambak Sari, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan rusak langsung di hadapan Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal. Momen itu terjadi saat Musyawarah Desa (Musdes) RKPDes APBDes Perubahan Tahun 2025 dan RKPDes APBDes Murni Tahun 2026 yang bertepatan dengan kunjungan kerja gubernur ke KSB beberapa waktu lalu.
Musdes tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur NTB bersama Pj Sekda NTB Lalu Muhammad Faozal, Kepala Dinas PUPR NTB Sadimin, serta perangkat desa dan masyarakat setempat. Kehadiran gubernur sekaligus untuk meninjau kondisi ruas jalan provinsi Poto Tano–Seteluk yang tengah diperbaiki, termasuk persoalan drainase yang selama ini menjadi keluhan warga.
Kepala Desa Tambak Sari, Suhardi, menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Provinsi NTB yang telah mengalokasikan anggaran untuk rekonstruksi ruas jalan tersebut. Kades menegaskan, dukungan penuh dari pemerintah desa dan masyarakat agar pelaksanaan pekerjaan bisa berjalan baik, lancar, dan tepat waktu.
“Kami mendukung sepenuhnya pekerjaan rekonstruksi jalan provinsi Tano–Seteluk ini. Harapan kami, pembangunan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Salah seorang warga, Irwan, juga mengaku lega atas respon gubernur terhadap kondisi jalan jalur dua dan drainase di Desa Tambak Sari. Menurutnya, perhatian pemerintah provinsi akan membuat wajah desa semakin tertata dan meminimalisir banjir.
“Alhamdulillah, dengan adanya perhatian ini, wajah KSB khususnya Tambak Sari akan lebih rapi dan bebas banjir,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal menegaskan, pekerjaan ruas jalan provinsi harus dilakukan dengan baik agar hasilnya berkualitas dan nyaman digunakan masyarakat. “Jalan tersebut akan betul ditangani dan diawasi, agar pembangunan ini bisa cepat selesai,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR NTB, Sadimin, menjelaskan, perbaikan jalan tidak hanya dilakukan di ruas Simpang Tano–Seteluk, tetapi juga di dua titik lainnya yakni Dasan Geres–Pohgading dan ruas jalan di Lunyuk, Kabupaten Sumbawa.
“Ketiganya masuk dalam paket besar pekerjaan tahun 2025, dengan sumber anggaran dari APBD,” jelasnya.
Proyek perbaikan jalan Tano–Seteluk sendiri menelan anggaran Rp 32,5 miliar yang bersumber dari APBD 2025. Pekerjaan ini ditargetkan rampung pada akhir tahun, sehingga masyarakat dapat segera menikmati akses jalan yang lebih baik dan aman. (M-04)

