PEDA XVII dan Agro Expo NTB 2025 Dibuka, Angkat Semangat Pangan Berdaulat

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB, – Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA) ke-XVII dan Agro Expo Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat resmi dibuka di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), dengan mengambil tema “Pangan Berdaulat, Petani Nelayan Maju Luar Biasa, NTB Makmur Mendunia”,  Senin (22/9).

Hadir pada malam pembukaan, Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah, S.T., Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., M.Si. Hadir pula para bupati/wali kota se-NTB atau pejabat yang mewakili, Forkopimda NTB, anggota DPRD Provinsi NTB, Ketua dan Wakil Ketua DPRD KSB, serta jajaran OPD lingkup Pemprov NTB dan Pemkab Sumbawa Barat.

Kehadiran jajaran pejabat daerah semakin lengkap dengan hadirnya dari kalangan petani, Ketua KTNA NTB beserta pengurus, Ketua KTNA kabupaten/kota, pelaku usaha pertanian, hingga manajemen PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN).

Kegiatan berlangsung pada 22–27 September 2025 dengan jumlah peserta 321 orang dari 10 kabupaten/kota. Agenda meliputi pameran produk pertanian dan perikanan, temu kontak tani, temu profesi, unjuk tangkas, asah terampil, hingga temu teknologi.

Dalam sambutannya, Asisten III Setda NTB, Hj. Eva Dewiyani, S.P., menegaskan pentingnya modernisasi sektor pangan melalui mekanisasi, digitalisasi, dan penguatan rantai pasok.

“Sektor pertanian, peternakan, dan perikanan merupakan penopang utama perekonomian NTB yang harus terus didorong agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujarnya.

Bupati KSB, Amar Nurmansyah dalam sambutannya menyampaikan, rasa terimakasih yang mendalam serta merasa terhormat atas terpilihnya KSB sebagai tuan rumah ajang bergengsi tahunan bagi petani dan nelayan tersebut.

“PEDA adalah kesempatan untuk belajar, berbagi, melahirkan inovasi, memperkuat jejaring antardaerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan. Ajang ini juga menjadi sarana seleksi untuk menentukan delegasi terbaik NTB pada Pekan Nasional KTNA di Gorontalo tahun 2026,” tambahnya.

Melalui PEDA XVII dan Agro Expo 2025, Pemerintah KSB berharap lahir inovasi tepat guna, kolaborasi antar wilayah, serta tumbuhnya motivasi generasi muda untuk menggeluti sektor pertanian dan kelautan.

“Mari bersama-sama memeriahkan kegiatan ini dengan tujuan kesejahteraan petani dan nelayan kita menuju pangan yang berdaulat,” pungkasnya. (M-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *