Porkab Batal Digelar, KONI KSB Alokasikan Dana Hibah untuk Persiapan Porprov
Taliwang, MediaKSB, – Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) 2025 di Sumbawa Barat dipastikan batal digelar. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) KSB memutuskan untuk mengalihkan seluruh dana hibah yang diterima tahun ini (2025) guna memaksimalkan persiapan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026.
Sekretaris KONI KSB, Mars Anugerainsyah menyampaikan, keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk keterbatasan anggaran, ketersediaan waktu, serta kesiapan teknis penyelenggaraan. Menurutnya, memaksakan Porkab di tengah kondisi saat ini justru bisa mengurangi fokus pembinaan atlet.
“Porkab kemungkinan besar batal dan kita pastikan tidak ada tahun ini. Jadi kami putuskan tidak mau memaksakan diri,” kata Mars, Rabu (20/8).
Meski tidak menggelar Porkab, KONI KSB tetap menjamin proses pembinaan atlet berjalan maksimal. Dana hibah tahun ini sepenuhnya diarahkan untuk pemusatan latihan daerah (Pelatda) sebagai persiapan menghadapi Porprov NTB tahun depan.
“Semua anggaran hibah tahun ini kita manfaatkan untuk Pelatda. Fokusnya agar atlet-atlet KSB bisa tampil optimal di Porprov,” ujarnya.
Terkait persiapan Pelatda, Mars menjelaskan, KONI KSB masih menunggu hasil koordinasi dengan KONI NTB selaku penyelenggara Porprov. Akhir pekan ini, KONI NTB dijadwalkan mengundang seluruh KONI kabupaten/kota untuk membahas finalisasi jumlah cabang olahraga, kelas pertandingan, serta juklak dan juknis Porprov.
“Dari sana baru kita bisa sesuaikan berapa cabor yang akan kita ikuti,” terangnya.
Saat ini KONI KSB menaungi 32 cabang olahraga. Dua cabor terbaru, yakni Pickleball dan Gateball, diprediksi juga akan dipertandingkan di Porprov 2026. Bahkan, keduanya diproyeksikan masuk dalam cabang olahraga Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, dimana NTB dipercaya menjadi tuan rumah.
Dengan strategi ini, KONI KSB berharap pembatalan Porkab tidak menurunkan semangat atlet, melainkan semakin memperkuat fokus persiapan menuju Porprov. “Porkab memang batal, tapi bukan berarti prestasi berhenti. Justru ini saatnya kita serius menyiapkan atlet terbaik untuk membawa nama KSB di level provinsi,” tegas Mars. (M-01)

