Rencana Aksi PPS Jilid III, Kapolres Sumbawa Barat Himbau Tetap Jaga Kamtibmas
Taliwang, MediaKSB, – Terkait rencana akan diadakannya aksi unjuk rasa perjuangan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) jilid III di Pelabuhan Poto Tano pada 26 hingga 30 Mei 2025, Kapolres Sumbawa Barat AKBP Zulkarnain, S.I.K mengajak seluruh masyarakat untuk tetap memelihara situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Aksi yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat ini direspon dengan pendekatan persuasif oleh jajaran kepolisian, guna memastikan aspirasi dapat disampaikan secara tertib dan sesuai ketentuan hukum.
“Belajar dari aksi sebelumnya, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kemarin sampai ada ambulance yang sulit melintas. Hal seperti ini yang tidak kita inginkan, mari sama-sama saling mengerti,” ujarnya kepada wartawan pada, Selasa (20/5).
Kapolres juga menghimbau kepada massa aksi agar lebih memperhatikan kepentingan umum. Jangan sampai suara dan aspirasi yang diperjuangkan dinilai buruk oleh masyarakat. “Yang dilakukan kan untuk masyarakat, jadi kepentingan masyarakat umum juga harus diperhatikan,” jelasnya.
Ditanya soal langkah antisipasi yang dilakukan, AKBP Zulkarnain mengatakan, akan memberikan waktu kepada massa aksi sesuai dengan surat pemberitahuan yang diterima. “Lokasi dan waktunya kan sudah diinformasikan, titiknya mana saja. Waktunya sampai jam 6 sore, lebih dari itu kita akan tindak,” tegasnya.
Kapolres mempertegas larangan masa aksi untuk masuk ke wilayah Pelabuhan Poto Tano. Mengingat Pelabuhan merupakan sarana public dan objek vital yang tidak boleh diganggu.
“Kalau wilayah Pelabuhan Poto Tano, tetap kita tidak diperbolehkan. Khusus di dalam wilayah Pelabuhan tidak boleh, karena itu objek vital,” tegasnya.
AKBP Zulkarnain juga mengajak para tokoh masyarakat, pemuda, dan organisasi kemasyarakatan untuk ikut menjadi penyejuk situasi. Sinergi semua pihak diperlukan agar agenda penyampaian pendapat dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan konflik horizontal.
“Silakan berpendapat, sampaikan kritik, tapi tetap dengan kepala dingin. Kita semua ingin Sumbawa Barat tetap aman dan kondusif,” lanjutnya.
Polres Sumbawa Barat akan terus membuka ruang komunikasi dengan koordinator aksi, guna memastikan seluruh prosedur dipatuhi. Surat pemberitahuan aksi juga telah diterima dan sedang dikaji untuk pengamanan teknis.
“Intinya, kami siap memfasilitasi dan menjaga keamanan, namun tanggung jawab menjaga kamtibmas adalah milik kita bersama,” tutup Kapolres. (M-04)

