RSUD Asy-Syifa Akui Ada Peningkatan Pasien Suspect DBD

Taliwang, MediaKSB,- Masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) diminta untuk meningkatkan pola hidup sehat serta memastikan lingkungan tetap bersih, mengingat setiap bulan terjadi peningkatan pasien yang dirawat pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa dengan dugaan suspect Demam Berdarah Dengue (DBD).
“Sejak awal tahun, kami telah merawat puluhan pasien yang diduga kuat DBD. Jumlahnya terus meningkat dari bulan Januari ke bulan Februari,” kata H Kusnadi, ST selaku kabid komunikasi publik, informasi dan rekam medik pada RSUD Asy-Syifa.
Dibeberkan H Kusnadi, jumlah pasien yang telah mendapatkan pelayanan medis dan sudah dinyatakan sembuh dan boleh pulang pada bulan Januari mencapai 23 orang. Jumlah itu meningkat pada bulan Januari sebanyak 31 orang. “Mengingat ada tren meningkat, kami menghimbau masyarakat untuk memastikan lingkungan tetap bersih,” lanjutnya.
Meskipun jumlah pasien dalam dua bulan terakhir terus meningkat, pihak RSUD Asy-Syifa tetap siap memberikan layanan kesehatan terbaik. Buktinya, tidak ada kendala yang dihadapi selama ini, bahkan dari puluhan pasien yang didominasi anak-anak telah dinyatakan sembuh. “Tersisa 3 orang yang masih dalam pelayanan,” ungkapnya.
Dikesempatan itu H Kusnadi mengakui, jika ancaman terserang penyakit yang dapat menyebabkan kematian itu masih cukup besar, karena intensitas hujan masih terjadi. “Upaya melawan atau mengantisipasi DBD dengan memastikan tidak ada tempat yang dapat menampung air hujan diluar rumah, karena dapat menjadi wadah berkembang biak jentik nyamuk aedest agypty (DBD),” terangnya.
Upaya penting lain yang harus menjadi perhatian seluruh masyarakat adalah menerapkan 3M plus, atau selalu menguras tempat penampungan air, menutup tempat penyimpanan air dan menggunakan obat anti nyamuk. “Intinya, masyarakat harus memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar rumah, menghindari penumpukan sampah dan menggunakan kelambu dan lotion saat tidur,” tegasnya sambil mengingatkan bahwa anak-anak sangat rentan dengan penyakit tersebut. (M-01)
