Sekda KSB Ingatkan Pemerintah Desa, Tambahan ADD Untuk Program Prioritas
Taliwang, MediaKSB, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memastikan ada tambahan Alokasi Dana Desa (ADD) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2025. Tidak tanggung-tanggung, nilainya hampir mencapai 100 persen dari pagu anggaran sebelumnya.
Tambahan anggaran besar itu sendiri dipastikan untuk pembiayaan berbagai program prioritas yang telah ditetapkan. “Memang benar tambahan anggaran untuk masing-masing Desa dalam APBD Perubahan 2025 ini, tetapi harus diketahui bahwa anggaran dimaksud lebih pada menyukseskan sejumlah program prioritas,” kata drh Hairul, MM selaku Sekda KSB, kemarin.
Dikesempatan itu Hairul menjelaskan program prioritas dimaksud adalah, program penyusunan penegasan dan penetapan batas desa. Kemudian program desa layak anak dan penyusunan serta penetapan Peraturan Desa (Perdes) sebagai desa layak anak, termasuk pembangunan dan penataan Tempat Pengolahan Sementara (TPS) dalam konsep 3R (Reduce) atau mengurangi, Reuse atau menggunakan kembali serta Recycle atau mendaur ulang.
Anggaran tambahan itu juga harus memperkuat program insentif hukum masjid desa dan marbot desa, termasuk dalam menyukseskan program mewujudkan desa digital, serta harus dialokasikan untuk Belanja Tidak Terduga (BTT) desa. “Ada 6 program prioritas yang harus dijadikan perhatian dengan menggunakan tambahan anggaran dimaksud,” lanjutnya.
Masih keterangan Hairul, tambahan ADD itu juga dapat perdigunakan untuk mendanai sektor-sektor prioritas lain yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing desa. Seperti program pendidikan, pemberdayaan perempuan, dan pengelolaan lingkungan. “Harus bisa dipastikan program yang akan dilaksanakan dari anggaran itu sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat,” timpalnya.
Hairul sangat berharap dengan adanya tambahan anggaran cukup besar pada ADD bisa dimanfaatkan secara optimal untuk membangun desa yang berkelanjutan, termasuk dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan kemandirian desa. Salah satu caranya, libatkan masyarakat dalam setiap tahapan yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan supaya ADD tepat sasaran.
Sebagai informasi, Pemerintah KSB menambah pembiayaan ADD untuk seluruh desa. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) KSB, kenaikan pembiayaan desa yang bersumber dari APBD itu mencapai 98,79 persen. Dari sebelumnya Rp61 miliar lebih di APBD murni 2025 ini kemudian ditambah pada anggaran perubahan sebesar Rp60,548 sehingga totalnya mencapai Rp130 miliar lebih. (M-03)

