Sidak Komisi III DPRD KSB, Sejumlah Proyek Disoroti Kualitas Pekerjaan

Bagikan ke :

Taliwang, MediaKSB, – Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) pada sejumlah proyek. Ditemukan beberapa pekerjaan tidak bagus kualitasnya, sehingga meminta Dinas terkait sebagai penanggung jawab untuk mengingatkan pelaksana.

“Kami bukan sekedar formalitas meninjau proyek yang dikerjakan, jadi akan langsung mengambil tindakan tegas dengan mendesak dinas terkait untuk menegur rekanan, jika melihat ada proyek yang kualitas buruk,” kata H Basuki selaku ketua komisi III dihadapan sejumlah wartawan saat sidak.

Masih keterangan H Bas sapaan akrabnya, dalam Sidak yang dilaksanakan beberapa hari ini, komisi III tidak bertolerir dengan kualitas pekerjaan. Buktinya, ada beberapa pekerjaan yang langsung diminta untuk dilakukan perbaikan, termasuk pada kontraktor itu sendiri. “Kami tidak akan biarkan ada proyek yang kualitas fisik buruk, sehingga saat Sidak langsung menghubungi dinas terkait,” timpalnya.

Dicontohkan H Bas saat mengecek pekerjaan pembangunan drainase jalan Senayan-Lamusung, dimana terlihat kualitas dan estetika tidak bagus, sehingga meminta pihak pelaksana untuk membongkarnya. “Ada beberapa titik lokasi drainase kualitas buruk, jadi kami minta harus dibongkar oleh pelaksana dan dikerjakan ulang,” tegasnya.

Politisi Partai Golkar juga mengaku bahwa sikap tegas ditunjukan juga saat Sidak pada proyek di Desa Goa Kecamatan Jereweh, dimana ditemukan pada pekerjaan bahu jalan kualitas tidak bagus, lantaran komposisi campuran material diluar spesifikasi atau standar yang ditetapkan. “Sikap kami tetap sama pada semua proyek, jadi yang kualitas buruk akan langsung ditegur dan meminta dikerjakan ulang sesuai spesifikasi yang ditetapkan,” urainya.

Ditambahkan Santri Yusmulyadi, ST selaku anggota DPRD KSB pada komisi III, langkah yang dilakukan itu sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah, termasuk dalam memastikan bahwa pekerjaan fisik yang akan dinikmati masyarakat sesuai spek (standar). “Komisi III tidak ingin asal-asalan proyek yang dikerjakan, sehingga rutin melakukan Sidak,” tuturnya. (M-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *