Pesona Tenun Sumbawa Barat Promosikan Kreativitas Khas Daerah
Taliwang, MediaKSB, – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali mengangkat karya budaya yang sarat akan nilai dan kreativitas melalui Lomba Fashion Show “Pesona Tenun Sumbawa Barat Tahun 2025” yang digelar di halaman Graha Fitrah beberapa waktu lalu.
Kegiatan yang diinisiasi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) KSB tersebut menjadi ajang bagi para perajin, desainer, dan pelaku ekonomi kreatif untuk menampilkan inovasi busana berbasis tenun tradisional.
Lomba fashion tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., dan dihadiri Bupati H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., Sekretaris Daerah drh. Hairul, M.M., jajaran Forkopimda, serta para peserta dari berbagai satuan pendidikan, OPD, dan kecamatan. Tahun ini, Dekranasda mencatat sebanyak 95 peserta ikut ambil bagian, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pengembangan busana berbahan tenun lokal.
Ketua Dekranasda KSB, Hj. Rahmatullah, S.Pd., S.D., menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin untuk menumbuhkan kreativitas dan inovasi di kalangan perajin muda.
“Kami ingin membuka ruang seluas-luasnya bagi desainer dan penenun lokal agar terus berinovasi dengan memadukan tradisi dan tren fashion modern,” ujarnya saat dikonfirmasi Jumat (7/11).
Dalam pelaksanaan lomba, Dekranasda menghadirkan jajaran juri profesional, antara lain desainer senior asal Lombok, Linda Hamidy Grander, serta Ketua Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Hj. Viviana, SE., MBA. Wakil Bupati Hanipah juga didapuk menjadi juri, mengingat kiprahnya di dunia seni dan pengalamannya sebagai mantan Ketua Dekranasda.
Wakil Bupati menilai, meningkatnya jumlah peserta menjadi indikator bahwa kecintaan masyarakat terhadap tenun lokal semakin kuat. Hj Hanipah mendorong Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) untuk memperluas pelatihan serta membentuk kelompok-kelompok baru penenun.
“Ke depan, motif tenun daerah perlu terus dikembangkan melalui kreativitas dan inovasi agar mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional,” tegasnya.
Melalui ajang ini, pemerintah daerah berupaya mempromosikan tenun khas Sumbawa Barat sebagai produk unggulan daerah yang tidak hanya merepresentasikan identitas budaya, tetapi juga memiliki nilai ekonomi strategis. (M-01)

