Anggaran Macet, Program Ramadhan Desa Rempe Terpaksa Dibatalkan

Bagikan ke :
Foto: Kepala Desa Rempe, Abdul Wahab (Media KSB)
Foto: Kepala Desa Rempe, Abdul Wahab (Media KSB)

Seteluk, MediaKSB, – Harapan masyarakat Desa Rempe untuk menikmati kemeriahan festival Ramadhan tahun ini resmi pupus. Pemerintah Desa Rempe membatalkan seluruh rangkaian program Ramadhan yang telah Pemdes rancang.

Keputusan pahit ini muncul akibat kendala pencairan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang tidak kunjung menemui titik terang. Bahkan hingga bulan Maret, Pemdes Rempe keteteran dalam mengurus pencairan sumber keuangan desa.

Selain masalah finansial, ketidaksiapan dari Karang Taruna juga menjadi penyebab utama kegagalan agenda tahunan tersebut. Organisasi pemuda desa yang menjadi motor penggerak kegiatan justru memilih mundur.

Kondisi ini membuat pihak pemerintah desa tidak memiliki pilihan lain selain menutup pintu pelaksanaan kegiatan tahunan tersebut.

Kepala Desa Rempe, Abdul Wahab, mengungkapkan kekecewaan mendalam atas situasi saat ini. Kades menyebut keterlambatan administrasi anggaran di tingkat daerah berdampak langsung pada operasional kegiatan sosial di tingkat desa.

Tanpa modal awal dari APBDes, operasional lomba-lomba keagamaan tidak mungkin bisa terlaksana secara mandiri. “Anggaran belum cair dan anak-anak muda kita di Karang Taruna juga belum siap bergerak,” ujar Wahab, Minggu (15/3).

Wahab menjelaskan, Pemdes Rempe sudah mencoba mencari solusi alternatif untuk menutupi kebutuhan biaya perlombaan anak-anak. Namun, kekurangan tersebut tidak dapat terpenuhi ditambah pengurus Karang Taruna yang tidak siap.

“Kami terpaksa membatalkan semua agenda karena tidak ingin melaksanakan kegiatan secara setengah-setengah. Tidak baik juga kalau dipaksakan,” tegas Kades.

Pemerintah Desa Rempe kini fokus melakukan evaluasi total terhadap kinerja organisasi internal. Wahab tidak ingin kejadian serupa terulang pada momen hari besar lainnya. “Harapan kami regulasi pencairan dana tidak berubah tiap tahun, ini menyulitkan kami,” harapnya. (M-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *