Disnakertrans KSB Siapkan Skema Kerjasama Tripartit Jelang Kedatangan Kemenaker
Taliwang, MediaKSB, – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), tengah mematangkan skema kerjasama tripartit antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN). Skema ini akan menjadi agenda penting dalam menyambut kedatangan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Republik Indonesia yang direncanakan hadir saat peringatan Hari Lahir (Harlah) KSB November mendatang
Kepala Disnakertrans KSB, Slamet Riadi, S.Pi., M.Si., menjelaskan, komunikasi intensif dengan pihak Kementerian Ketenagakerjaan terus dilakukan untuk mematangkan skema tersebut.
“Baru saja saya berkomunikasi, dan Pak Menteri menyampaikan keinginan untuk hadir pada momentum Harlah KSB. Pak Bupati juga sudah menyampaikan undangan langsung kepada beliau,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (14/10).
Menurut Meta, sapaan akrabnya, kerjasama tripartit ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan sektor industri dalam pengembangan ketenagakerjaan di daerah.
“Dalam kerjasama ini, masing-masing pihak memiliki peran. Pemerintah daerah menyiapkan sumber daya dan dukungan regulasi, AMMAN sebagai mitra industri, sementara pemerintah pusat melalui Kemenaker mendukung dari sisi kebijakan dan pembinaan,” jelasnya.
Salah satu fokus utama dari kerja sama tersebut adalah revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) Sumbawa Barat. Menurut Meta, BLK akan difungsikan sebagai pusat pelatihan berbasis kebutuhan industri agar lebih adaptif dengan kebutuhan industri.
“Kerjasama ini bertujuan menjembatani antara kebutuhan tenaga kerja perusahaan dengan ketersediaan tenaga kerja lokal. Jadi, pelatihan yang dilakukan di BLK benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri,” katanya.
Meta menambahkan, pada perayaan Harlah KSB nanti direncanakan akan dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara tiga pihak, sekaligus peletakan batu pertama revitalisasi BLK oleh Menteri Ketenagakerjaan.
Setelah itu, Menteri juga dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke area operasional AMMAN untuk meninjau langsung aktivitas ketenagakerjaan di perusahaan tersebut.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan pelatihan di BLK benar-benar memberi manfaat konkret. BLK akan menyediakan fasilitas, sementara perusahaan dapat langsung menyalurkan kebutuhan pelatihannya,” tutup Meta.
Langkah ini menjadi momentum penting bagi KSB untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan ekosistem ketenagakerjaan yang produktif, adaptif, dan berpihak pada tenaga kerja lokal. (M-03)

