DPUPR KSB Menggelar Pelatihan dan Uji Sertifikasi Para Tukang

Taliwang, MediaKSB,- Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), menggelar pelatihan dan uji sertifikasi untuk para tukang bangunan dan tukang kayu khusus yang berada di kecamatan Brang Rea dan Kecamatan Brang Ene. Kegiatan itu sendiri dipusatkan di kantor kecamatan Brang Rea, pada Senin 4/12 kemarin.
Arkamuddin, S.Pi, M.Si selaku sekretaris DPUPR KSB saat membuka acara menegaskan, jika pelatihan dan uji sertifikasi yang dilaksanakan adalah bentuk kepedulian pemerintah, agar para tukang bisa meningkatkan kompetensi serta teruji memiliki kemampuan. “Kami ingin para tukang memiliki sertifikasi sebagai bentuk pengakuan,” ucapnya.
Masih keterangan Arkam sapaan akrabnya, dengan tersertifikasi yang diterima setelah mengikuti pelatihan, maka para tukang akan lebih mudah mendapatkan akses dan pekerjaan. “Sertifikasi adalah bentuk pengakuan pemerintah atas kompetensi para tukang, sehingga para pemilik pekerjaan dapat menggunakan tenaga mereka,” lanjutnya.
Pelatihan yang diinisiasi DPUPR KSB bukan sekedar untuk mendapatkan pengakuan atas kompetensi tukang kayu dan tukang bangunan, tetapi juga memberikan kesempatan untuk bersaing dengan tukang dari berbagai daerah, termasuk tukang dari negara lain. “60 orang tukang yang ikut uji kompetensi dapat bersaing mendapatkan pekerjaan dengan tukang dari negara lain,” timpalnya.
Tukang kayu adalah seorang pedagang yang menggunakan kayu, ditambah bahan laun untuk membangun, memasang dan memperbaiki bangunan. Tukang kayu biasanya mempelajari ringkasan desain atau cetal biru klien untuk menentukan bahan apa yang akan digunakan dimensinya dan prosedur pemasangan yang paling efektif. Setelah mereka memutuskan bahan dan proses pemasangan, mereka menyiapkan bahan menggunakan berbagai pelataran, seperti pahat, gergaji dan sander.
Sementara tukang bangunan adalah sebuah profesi pekerjaan dalam bidang rancang bangunan yang memiliki keahlian dalam sebuah pekerjaan proyek seperti, rumah, ruko dan bangunan lainnya. Dalam melakukan pekerjaannya, tukang bangunan sering menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi.
Pekerja bangunan bertanggung jawab dalam pengerjaan tahap akhir, mulai dari pengecatan, perbaikan dari plester/acian, memasang pintu hingga jendela, plafon dan lain-lain. Peran pekerja bangunan ini cukup besar untuk memastikan hasil akhir dari sisi keindahan dan kerapian sebuah bangunan. (M-04)
