Pemdes Bukit Damai Gelar Pengajian Peringatan Maulid Nabi Muhammad

Bagikan ke :
Foto: Kepala Desa Bukit Damai, Suwardi, dalam acara Peringatan Maulid.
Foto: Kepala Desa Bukit Damai, Suwardi, dalam acara Peringatan Maulid.

Maluk, MediaKSB, – Pemerintah Desa (Pemdes) Bukit Damai, Kecamatan Maluk, menggelar pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami Al-Ikhlas, Sabtu (05/9).

Pengajian diisi oleh TGH Ahmad Hulaifi dan diikuti oleh seluruh masyarakat Desa Bukit Damai. Kegiatan ini menjadi ruang bagi warga untuk mempererat silaturahmi, menimba ilmu agama, sekaligus meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Kepala Desa Bukit Damai, Suwardi, mengatakan peringatan Maulid Nabi memiliki nilai penting bagi kehidupan masyarakat. Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan tersebut dapat memperkuat hubungan sosial antarwarga.

“Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah dan silaturahmi masyarakat Desa Bukit Damai,” ujar Suwardi.

Kades menjelaskan, peringatan Maulid Nabi memang lazim digelar umat Islam di berbagai daerah setiap tahun sebagai bentuk syukur atas kelahiran Rasulullah. Rangkaian kegiatan biasanya diisi pembacaan shalawat, dzikir bersama, hingga tausiyah dari tokoh agama seperti yang berlangsung di Desa Bukit Damai.

Menurut Suwardi, kebersamaan masyarakat menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan desa. Karena itu, kegiatan keagamaan diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kepedulian dan kebersamaan warga secara berkelanjutan.

Suwardi berharap nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai tersebut antara lain sikap saling menghargai, kepedulian terhadap sesama, serta semangat menjaga persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap masyarakat semakin kompak, saling peduli, dan terus menjaga kebersamaan,” katanya.

Kades menambahkan, sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menggelar kegiatan keagamaan turut menjadi indikator kerukunan dan kekompakan warga Bukit Damai. Hal ini dinilai penting di tengah dinamika pembangunan desa yang terus berjalan.

“Masyarakat desa Bukit Damai sangatlah heterogen. Bermacam-macam suku dan budaya di sini tidak membuat kita terpecah belah. Justru karena berbeda masyarakat bisa saling menghargai satu sama lain,” katanya.

Pemerintah Desa Bukit Damai berkomitmen mendukung kegiatan masyarakat yang dapat memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan. Kolaborasi antara pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan warga dinilai penting untuk menciptakan lingkungan desa yang harmonis.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pun diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus memperkokoh semangat gotong royong di Desa Bukit Damai. (M-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *