Satpol PP KSB Gandeng Sekolah dan Orang Tua Jaga Anak dari Pergaulan Bebas
Taliwang, MediaKSB, – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menggandeng pihak sekolah dan orang tua untuk melakukan pembinaan sebagai tindak lanjut dari penerapan aturan jam malam untuk mencegah pergaulan bebas dan kenakalan remaja di kalangan pelajar.
Kolaborasi antara Satpol PP, pihak sekolah dan orang tua murid ini dinilai penting agar pengawasan terhadap anak lebih menyeluruh dan berkesinambungan.
Kepala Satpol PP KSB, H. Syaripuddin, S.Pd. menyampaikan, penanganan pelanggaran jam malam tidak cukup hanya dilakukan di lapangan. Perlu adanya keterlibatan sekolah dan orang tua sebagai pilar utama dalam pembinaan karakter anak.
“Ketika kami temukan pelajar yang melanggar, kami akan catat dan identitasnya kami teruskan ke sekolah. Sekolah dan orang tua yang kemudian melanjutkan proses pembinaan di lingkungan masing-masing,” ungkapnya, Senin (28/7).
Patroli dilakukan setiap malam di sejumlah titik yang kerap dijadikan tempat berkumpul anak muda, seperti kawasan KTC, alun-alun Taliwang, Taman Tiangnam, Jalan Zainuddin Abdul Madjid, hingga Pantai Poto Batu dan Balad.
Menurut H. Syarip, sapaan akrabnya, sebagian besar anak yang ditegur bersikap kooperatif dan langsung membubarkan diri setelah diberi himbauan. Namun, dalam beberapa kasus, mereka perlu dibawa ke Mako Satpol PP untuk pembinaan lebih lanjut.
Selain patroli malam, Satpol PP juga melakukan pengawasan saat jam sekolah. Pelajar yang kedapatan membolos atau nongkrong saat jam belajar langsung didatangi petugas, dicatat identitasnya, dan dilaporkan ke sekolah.
“Kami ingin anak-anak ini menyadari pentingnya disiplin dan bertanggung jawab terhadap masa depannya,” tegas Kasat.
Satpol PP juga aktif melakukan edukasi melalui kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Dalam berbagai kesempatan menjadi inspektur upacara, H. Syarip selalu menyampaikan pesan moral agar siswa menjauhi aktivitas negatif dan fokus pada pendidikan.
“Kami tidak bisa jalan sendiri. Sekolah, orang tua, bahkan masyarakat harus ikut menjaga anak-anak kita dari pergaulan yang salah,” pungkasnya. (M-02)

